Kasus Mutilasi Anggota DPRD

Brigadir Medi Blak-blakan, Istri Korban Kesal Selingkuhan Suami Porotin Harta. Fitnah?

Brigadir Medi blak-blakan, istri korban nekat memberi "pelajaran" karena selingkuhan suami porotin harta. Fitnah?

Brigadir Medi Blak-blakan, Istri Korban Kesal Selingkuhan Suami Porotin Harta. Fitnah?
Tribun Lampung
Brigadir Medi, terdakwa kasus pembunuhan anggota DPRD di Lampung 

Umi menegaskan dirinya tidak terlibat sama sekali dalam kasus pembunuhan Pansor. "Itu fitnah. Allah tidak tidur. Dia (Allah) mendengarkan doa-doa orang teraniaya," kata Umi.

Mengenai apakah akan mengambil langkah hukum terkait pernyataan Medi, Umi mengatakan, "Nanti tunggu saja."

Dalam duplik yang ditulis tangan oleh Medi disebutkan bahwa peristiwa pembunuhan Pansor bermula saat Umi beberapa kali menanyakan cara memberikan "pelajaran" kepada Yulinar.

Umi kesal karena sudah banyak uang dan harta diberikan Pansor kepada Yulinar.

Pada saat itu Medi mengaku tidak menanggapi karena tidak mau mencampuri urusan keluarga Pansor. Permintaan itu selalu diulangi Umi setiap bertemu Medi.

Satu bulan sebelum Pansor menghilang, Medi bertemu Umi di ruko Pansor. Ketika itu, tutur Medi, Umi bilang malu karena kelakuan Pansor ini sudah diketahui warga kampung.

Umi pun meminta Medi mencarikan orang yang bisa memberikan "pelajaran" kepada Pansor dan Yulinar agar mereka tidak berhubungan lagi dan Pansor kembali peduli dengan keluarga.

Atas permintaan tersebut, Medi menghubungi temannya bernama Anton. Medi mengaku kenal dengan Anton sekitar satu tahun lalu di Jakarta.

Sayangnya, Medi tidak mengungkapkan siapa sosok Anton tersebut.

Medi meminta Anton memberikan "pelajaran" kepada Pansor dan Yulinar atas perintah Umi.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved