Tanjungpinang Terkini

Masih Defisit Anggaran. Lelang Proyek Gedung Food Court Melayu Square Resmi Dibatalkan.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono menjelaskan pembatalah dilakukan karena Pemko Tanjungpinang kembali diterpa badai defisit anggaran pada 201

Masih Defisit Anggaran. Lelang Proyek Gedung Food Court Melayu Square Resmi Dibatalkan.
TRIBUNBATAM/REPRO/M IKHWAN

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota Tanjungpinang resmi membatalkan Pembangunan Gedung Food Corut, Melayu Square.

Pembatalan lelang pembangunan Gedung Food Court Melayu Square itu disampaikan melalui berita acara (BA) oleh LPSE Kota Tanjungpinang yang diunggah Rabu 12 April pukul 14:26. WIB melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kelompok Kerja 4 Bidang Konstruksi.

Dasar pembatalan proyek tersebut mengacu pada Surat Edaran Sekda Kota Tanjungpinang selaku Ketua TAPD momor 050/335/4.1.06/2017 tertanggal 10 April 2017 tentang Penundaan dan Rasionalisasi Pelaksanaan Kegiatan OPD Tahun Anggaran 1017.

Baca: Setelah Didata, Diskominfo Tanjungpinang Pelanggaran Sejumlah Warnet. Ini Pelanggarannya

Baca: Aduh, Lelang Food Court Tanjungpinang Dibatalkan, Fulus Jadi Alasan Pemko. Kenapa?

Kemudian Nota Dinas dari Kepala Dinas PUPR kepada PPK Program Pembangunan Fasilitas Umum DPUPR nomor 800/108/5.15.01/2017 tanggal 11 April 2017 hal Penundaan/ pembatalan proses pelelangan pembangunan gedung Food Court Malyu Square. Dan surat PPK DPU nomor 640/274/5.15.03/2017 tanggal 11 April 2017.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono yang juga ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Tanjungpinang menjelaskan pembatalah dilakukan karena Pemko Tanjungpinang kembali diterpa badai defisit anggaran pada 2017.

Baca: Nasib, Nasib! Disdukcapil Tanjungpinang Kekurangan Blangko, Ini Curhat Kepala Disdukcapil

Baca: Ditemukan Warga di Parit KM 11 Tanjungpinang, Pria Ini Tewas Diduga Akibat Kecelakaan

Untuk menyiasati hal tersebut Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Tanjungpinang sudah menyurati Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kota Tanjungpinang untuk melakukan rasionalisasi kegiatan.

Di antara penyebab defisit karena dana transfer pusat ternyata hanya sebagian yang bisa direalisasikan tahun ini.

Padahal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 sudah diketok. Ditambah lagi adanya tunda bayar kegiatan Pemko Tanjungpinang 2016.

"Perkiraan kita hingga akhir tahun bisa sampai Rp 117 miliar. Jadi kita lakukan rasionalisasi. Karena kita tidak ingin 2018 ada tunda bayar lagi," katanya.(*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved