Ngeri! Diduga Curi Motor, Siswa Ini Dihakimi Massa saat Hendak Ikuti UN

Seorang siswa SMA babak belur dihajar massa lantaran diduga hendak mencuri sepeda motor. Belakangan ketahuan, siswa tadi hendak ikut UN

Ngeri! Diduga Curi Motor, Siswa Ini Dihakimi Massa saat Hendak Ikuti UN
halopolisi.com
Ilustrasi curanmor

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, TAKALAR-Seorang peserta Ujian Nasional (UN) SMA di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, AK, kritis setelah diamuk warga. Ia dihakimi massa karena diduga mencuri motor.

Baca: Heboh! Tak Sadar Kencani Waria, Barangnya Dibawa Kabur Usai Begituan di Gang Sepi

Baca: Wanita Ini Terpaksa Ngaku Diperkosa karena Takut Ketahuan Selingkuh, Ini Kronologinya

Baca: Ehem! Akui Berselingkuh lalu Menikah, Artis Cantik Ini Hidup Bahagia Meski Pernah Dihujat

Baca: Buat Beri Pelajaran Korban dan Selingkuhannya, Brigadir Medi Terima Uang Eksekusi Rp 10 Juta

Salah seorang warga sekitar, Rifai mengatakan, peristiwa terjadi Kamis (13/4/2017) pukul 07.00 Wita di kediaman pelaku, di Desa Desa Komara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kebupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Rifai mengatakan, AK melakukan pencurian sepeda motor Rabu (12/4/2017) di Puskesmas setempat. Aksi tersebut diketahui warga.

"Kemarin ada motor dicuri di Puskesmas dan banyak yang lihat dia yang curi," ungkapnya.

Warga kemudian membuntuti pelaku, namun kehilangan jejak lantaran AK tidak pulang ke rumahnya. AK baru kembali ke rumahnya Kamis pagi, mengambil seragam sekolahnya untuk mengikuti UN hari terakhir.

Warga pun langsung mendatangi rumah AK. Saat itu, sambung Rifai, AK mengakui bahwa dirinya yang mencuri sepeda motor dan barang bukti disimpan di rumah temannya.

Warga yang geram atas pengakuan AK hendak menghakimi AK. Namun AK melawan dengan mengambil sebilah golok lalu kabur melalui pintu jendela.

Tak berapa lama, AK ditemukan tengah bersembunyi di salah satu rumah warga. AK kemudian dihakimi warga dan menderita bacokan pada bagian paha dan kaki. Aksi warga berhenti ketika polisi datang dan mengevakuasi AK ke RSUD Padjonga Daeng Ngalle untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, Kapolsek Polongbangkeng Utara, AKP Abdul Halim mengatakan AK gendak ke sekolah untuk mengikuti UN. Namun ia dikepung warga atas dugaan pencurian sepeda motor.

"Sekarang kami amankan setelah dirawat di rumah sakit, tutupnya. (*)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved