Penerimaan Pajak di KPP Madya Batam Terus Menurun. Ada Apa?

Sampai Bulan April ini, penerimaan Pak Arman ( Kepala KPP Madya Batam) belum tumbuh. Walaupun di triwulan satu, netto sudah tumbuh 22 persen

Penerimaan Pajak di KPP Madya Batam Terus Menurun. Ada Apa?
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Sejumlah wajib pajak di Batam mendapat penghargaan dalam dinner talk with KPP Madya Batam di Planet Holiday Hotel, Rabu (12/4/2017) malam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sejak tahun 2015, penerimaan pajak di KPP Madya Batam terus menunjukan penurunan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kanwil DJP Riau dan Kepri, Jatnika saat dinner talk with Madya Batam di Planet Holiday Hotel, Rabu (12/4/2017) malam.

Ia menyebutkan, target pajak pada tahun 2014 mencapai 100 persen.

Namun di tahun 2015 turun menjadi 82 persen, dan kembali turun pada 2016 menjadi 76,6 persen.

Untuk tahun 2017, ia menyebutkan, pada triwulan pertama dibandingkan tahun sebelumnya, penerimaan pajaknya secara bersih (netto) sudah bertumbuh 22 persen.

"Sampai Bulan April ini, penerimaan Pak Arman ( Kepala KPP Madya Batam) belum tumbuh. Walaupun di triwulan satu, netto sudah tumbuh 22 persen," ucapnya.

Untuk terus menambah penerimaan pajak, pihaknya terus memberikan program-program.

Satu diantaranya tax amnesty yang sudah berakhir beberapa waktu lalu.

Ia menyatakan, dengan berakhirnya tax amnesty, selanjutnya akan ada penegakan hukum kepada para wajib pajak yang tidak melapor.

Wajib pajak yang mendapat penghargaan dari KPP Madya Batam berpose bersama.
Wajib pajak yang mendapat penghargaan dari KPP Madya Batam berpose bersama. (Tribun Batam/Argianto DA Nugroho)

Dalam kesempatan tersebut pun ikut diserahkan penghargaan secara simbolis kepada sepuluh dari 100 besar wajib pajak yang berkontribusi di KPP Madya Batam.

Sepuluh perusahaan tersebut yakni? PT Schneider, PT Mc Dermott Indonesia, PT? Adhya Tirta Batam, PLN Batam, PT Bahtera Bahari shipyard.

Kemudian Citra Tubindo, Batamindo Investment Cakrawala, PT Teguh Meta Internusa, Citra Shipyard, Mas Wahana Citra Buana dan Budi Jaya Putra Kampar.

Penulis: Anne Maria
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved