Pengusaha Anambas Sempat Bingung Urus Izin di PTSP dan PATEN, Mereka Curhat Kesulitan Ini

Pengusaha sempat bingung urus izin di PTSP dan PATEN di Anambas. Mereka juga curhat kesulitan ini. Bagaimana Pak Bupati?

Pengusaha Anambas Sempat Bingung Urus Izin di PTSP dan PATEN, Mereka Curhat Kesulitan Ini
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Ilustrasi. Warga melihat papan informasi prosedur pengurusan izin di Kecamatan Batam Kota, Rabu (19/10) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - ‎Pengusaha di Anambas mengaku kebingungan dalam mengurus perizinan. Ijah, satu diantara pengusaha yang ada di Tarempa mengatakan, dirinya sempat kebingungan untuk mengurus perizinan untuk tempat usahanya. Ia pun sempat berbincang dengan kepala dinas terkait mengenai pengurusan dokumen perizinan ini.

Baca: Heboh! Tak Sadar Kencani Waria, Barangnya Dibawa Kabur Usai Begituan di Gang Sepi

Baca: Wanita Ini Terpaksa Ngaku Diperkosa karena Takut Ketahuan Selingkuh, Ini Kronologinya

Baca: Terungkap! Brigadir Medi Ungkap Eksekutor Pansor, Bongkar Keterlibatan Istri Korban

Baca: Ehem! Akui Berselingkuh lalu Menikah, Artis Cantik Ini Hidup Bahagia Meski Pernah Dihujat

Baca: Heboh! Siswi SMA Tepergok Setengah Bugil Begituan Dengan Anggota DPRD di Dalam Mobil

"Seperti ‎mengurus SITU dan SIUP, kan harus ada izin HO nya. Kemudian bagaimana pengurusannya. Karena, seperti saya ini jujur kurang memahami proses perizinan ini," ujarnya Kamis (13/4/2017).

‎Ditemui di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dirinya pun menilai perlu adanya sosialisasi kepada pengusaha terkait pengurusan perizinan yang bisa dilakukan di PTSP. Tidak hanya itu, kewenangan perizinan yang ada pada tiap-tiap kecamatan melalui Pelayanan Terpadu Kecamatan (PATEN), menurutnya juga perlu disosialisasikan kepada sejumlah pengusaha agar dapat memahami alur serta kewenangan proses pengurusan izin.

"Perlu ada semacam pertemuan sepertinya. Jadi, pengusaha bisa tahu dan paham kalau mau mengurus izin kemana dan apa saja syarat yang diperlukan," ungkapnya.

‎Usulan yang disampaikan perwakilan pengusaha itu pun, diapresiasi oleh Kepala Dinas penanaman modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kepulauan Anambas, Yunizar. Ia pun langsung mengkoordinasikan hal ini kepada staffnya untuk merealisasikan pertemuan itu.

"Coba atur waktu untuk pertemuan ini, jadi selain kita, undang juga dinas teknis yang berkaitan dengan proses perizinan. Kemudian, Camat dan Kasi yang mengurus PATEN," ungkapnya.

‎Dirinya mengatakan, proses pengurusan izin ditargetkan selesai selama tujuh hari waktu kerja selama dokumen yang diterima lengkap. Kewenangan proses pengurusan izin yang semula berada pada dina teknis pun, diakuinya kini berada di PTSP, meskipun dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh tim teknis.

"Lama waktu pengurusan selama tujuh hari terdapat pengecualian apabila dokumen dikembalikan karena tidak lengkap. Sehingga, lama waktu proses pengurusan diulangi lagi dari nol. Selain itu, ‎lama waktu pengurusan selama tujuh hari ini ada pengecualian apabila ditentukan oleh perundang-undangan yang berlaku," tutupnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved