Warga Pulau Pinang Ini Harus ke Tanjungpinang untuk Dapatkan Sinyal

Keluhan itu diluahkannya pada acara rapat koordinasi antara Diskominfo Kepri dan perusahaan penyedia provider jaringan telekomunikasi

Warga Pulau Pinang Ini Harus ke Tanjungpinang untuk Dapatkan Sinyal
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Rapat koordinasi antara Diskominfo Kepri dengan perusahaan penyedia provider jaringan telekomunikasi di Tanjungpinang, Kamis (13/4/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kepala desa (Kades) Pulau Pinang kecamatan Tambelan mengeluh kepada kepala Dinas Komunikasi dan Informasika (Diskominfo) Kepri, Kamis (13/4) pagi.

Keluhan itu diluahkannya pada acara rapat koordinasi antara Diskominfo Kepri dan perusahaan penyedia provider jaringan telekomunikasi.

"Pak Kadis, kami punya android semua. Tetapi barang itu tidak bisa kami gunakan. Kami baru dapat sinyal setelah sampai Tanjungpinang," ungkap Kades Pulau Pinang itu.

Baca: Lurah Perbatasan Datang Curhat Susah Sinyal, Diskominfo Kepri Kumpulkan Provider Cari Akal

Baca: Warga Tiangau di Anambas Harus Keluar Desa dan Naik Bukit untuk Dapatkan Sinyal Ponsel

Dia mengatakan, masalah jaringan telekomunikasi ini berdampak cukup luas bagi kehidupan masyarakat di sana.

Kadang-kadang, mereka begitu kesulitan menginformasikan kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Bintan terkait kelangkaan bahan-bahan makanan.

"Kami harus menggunakan radio nelayan baru disambungkan," ujar Kades itu.

Kades Pulau Pinang ini mengatakan, sebenarnya ada tower dari satu provider sudah dibangun di daerah itu.

Pembayaran untuk keberadaan tower tersebut tetap dibayar pihak desa kepada pihak penyedia provider.

"Kami tetap bayar kok pajaknya. Tetapi kami tidak dapat jaringannya," ungkap Kades tersebut.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved