Heboh! Lantai Hall A Coastal Area Karimun Amblas, Warga Khawatirkan Anak-anak Begini!

Lantai Hall A Coastal Area Karimun berlubang dan nyaris amblas. Warga khawatirkan keselamatan anak-anak di lokasi. Begini penampakannya!

Heboh! Lantai Hall A Coastal Area Karimun Amblas, Warga Khawatirkan Anak-anak Begini!
tribunbatam/elhadif putra
Seorang pedagang di hall A Coastal Area memperlihatkan lantai yang amblas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Lantai di bagian ujung hall A Coastal Area amblas. Bahkan semakin lama lantai yang berada di pinggir laut tersebut semakin turun.

Baca: Heboh! Tertangkap Kamera Andhika Pratama Lagi Gituin Ariel Tatum, Ini Fotonya!

Baca: Rencana Beri Pelajaran Berubah Menjadi Kecelakaan. Gara-gara Korban Melakukan Ini!

Diketahui amblasnya lantai di kawasan wisata pinggir laut itu telah terjadi sejak Desember 2016 lalu. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan sama sekali. Dikhawatirkan lubang di lantai keramik tersebut akan memakan korban.

Dari pantauan di lokasi, panjang lantai yang sudah turun dari posisi awalnya sekitar tiga meter. Bahkan di satu bagian lantai telah berlubang dengan kedalaman sekitar satu meter.

Amblasnya lantai berawal ketika seorang warga sedang memancing pada malam hari. Ketika tengah asik memancing, lantai tempat warga tersebut berdiri itu tiba-tiba jebol. Akibatnya beberapa keramik pecah dan membuat warga tersebut terperosok ke lubang di lantai.

"Mungkin dia mau melemparkan pancingannya sambil menghentakkan kaki. Karena di bawah lantai itu kosong makanya jebol. Orang yang mancing itu sampai gak bisa keluar sebelum ditolong.

Awalnya lubang kecil tapi makin lama makin besar," kata Doni, seorang pedagang di Coastal Area, Kamis (14/4).

Setelah dilaporkan ke pihak pengelola coastal area, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karimun sempat melakukan pemantauan. Namun sudah empat bulan sejak lantai itu amblas, belum ada perbaikan sama sekali hingga sekarang.

"Yang kita takutkan kalau ada anak-anak yang jatuh disitu. Kalau Sabtu sama Minggu yang banyak orang-orang berkeluarga makan di sini. Anak-anak biasa lari-lari sampai ke ujung situ," ujarnya.

Doni menduga kejadian itu dikarenakan bagian bawah lantai yang kosong karena terkikis air laut. Selain itu bawah lantai hall A juga banyak biawak yang membuat lubang untuk sarangnya.

"Maunya segera diperbaiki. Nanti akan semakin amblas dan ada lagi yang terperosok ke dalamnya," ucap Doni. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help