Hingga April, Data Disnaker Ada 23 Perusahaan Tutup. Disnaker Cari Peluang ke Johor!

Hingga April 23 perusahaan di Batam tutup operasi. Disnaker berusaha putar otak mencari peluang ke Johor. Benarkah karena Johor tertarik ini?

Hingga April, Data Disnaker Ada 23 Perusahaan Tutup. Disnaker Cari Peluang ke Johor!
TRIBUNBATAM/EFENDI WARDOYO
Ilustrasi. Batamindo selalu dibanjiri para pencaker yang ingin mencari pekerjaan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Angka pengangguran di Kota Batam tampaknya kian bertambah pada 2017 ini. Menyusul semakin banyak perusahaan yang tutup.

Dinas Tenaga Kerja Kota Batam mencatat, sejak Januari hingga pertengahan April 2017, setidaknya ada 23 perusahaan yang tutup. Dari jumlah itu, sebanyak 889 karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca: Mengejutkan! Begini Ternyata Kehidupan Bintang Porno Gaek Berumur 82 Tahun Sehari-hari

Baca: Cekcok Berujung Maut, Pelaku Tuding Korban Ada Main Dengan Istrinya, Begini Kronologinya

Baca: BREAKINGNEWS: Satu Keluarga di Kawal Keracunan Makanan, Masuk UGD Rumah Sakit!

"Semuanya (23 perusahaan) Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Totalnya 248 karyawan laki-laki, selebihnya dari 889 itu perempuan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Syakyakirti kepada Tribun, Jumat (14/4) saat ditemui di Nagoya.

Ia mengatakan, ada beberapa penyebab ke-23 perusahaan itu tutup. Sebab utamanya lantaran tidak ada proyek. Disamping telah habis masa kontrak dengan perusahaan induk.

"Dia begini, kalau perusahaan induknya tutup yang di bawah-bawahnya itu otomatis ikut tutup," ujar dia.

Ke-23 perusahaan tutup itu bergerak di berbagai bidang jasa. Seperti konstruksi, pabrikan, perdagangan, industri percetakan dan lain sebagainya. Menurut Rudi, untuk hak-hak karyawan yang di-PHK telah dibayarkan pihak perusahaan.

"Sudah dibayarkan hak-hak karyawannya, baru dia melapor ke kita," kata Rudi.

Tutupnya ke-23 PMDN di Kota Batam itu, menambah daftar panjang perusahaan tutup di Kota Batam. Jika melihat angka perusahaan tutup selama tiga tahun terakhir, memang mengalami peningkatan. Tak ayal lagi, angka pengangguran di Batam juga kian meningkat. Sementara lapangan pekerjaan yang tersedia terbatas. (*)

Berita Terkait Baca Harian Tribun Batam Edisi Sabtu (15/4/2017)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved