Pembangunan Masjid Al Iman Terganjal Dana, Ini Kata Wabup Karimun

Anwar berjanji akan mengupayakan pembangunan masjid mendapat bantuan dari APBD Karimun. Tidak tanggung-tanggung, Anwar menyebut angka Rp 200 juta.

Pembangunan Masjid Al Iman Terganjal Dana, Ini Kata Wabup Karimun
TRIBUN BATAM/ISTIMEWA
Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Iman, Lembah Murni, RW 7, Kelurahan Pasir Panjang, Jumat (14/4/2017) sore. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Iman Lembah Murni, RW 7, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Karimun, Jumat (14/4/2017) sore.

Tidak sekadar menjalani prosesi, Wabup Anwar juga secara spontan memberikan bantuan berupa bahan material yakni 50 sak semen.

Anwar juga berjanji akan mengupayakan pembangunan masjid tersebut mendapat bantuan dari APBD Karimun. Tidak tanggung-tanggung, Anwar menyebut angka Rp 200 juta.

Baca: Ingin Lihat Perpustakaan Terbaik di Dunia? Letaknya di Bandung, Lho!

Baca: KEREN. Dua Bidang Usaha Ini Mampu Gaji Tiap Karyawannya Rp 1,99 Miliar Setahun

Baca: Kartu Kombo Bansos Bisa Jadi Pendorong Bisnis Uang Elektronik. Ini Kata Bank Indonesia

"Kalau yang kemarin yang tak jadi Rp 100 juta, berikutnya akan saya coba naikkan jadi Rp 200 juta," kata Anwar yang langsung disambut tepuk tangan meriah pada hadiri.

Sebenarnya, kata Awnar, dirinya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan masjid Al Iman Lembah Murni. Anggaran itu masuk di APBD Karimun tahun anggaran 2014 atau semasa dirinya masih menjabat seorang anggota DPRD Karimun.

"Tak jadi dikarnakan aturan berubah, tidak boleh dana hibah lagi, jadi uang Rp 100 juta ngendap saja, tidak bisa dicairkan," terangnya.

Anwar juga mengimbau kepada masyarakat terutama para pengusaha yang berlokasi di Lembah Murni, Kelurahan Pasir Panjang untuk dapat turut serta membantu kelancaran penyelesaian pembangunan masjid Al Iman tersebut. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help