Garuda Usulkan Dua Jabatan Direktur ke Kementerian Perhubungan

Pembentukan dua pejabat tersebut diharapkan mampu menciptakan peluang bisnis yang lebih luas, bersifat fleksibel dan bergerak lebih cepat.

Garuda Usulkan Dua Jabatan Direktur ke Kementerian Perhubungan
Istimewa
Maskapai Garuda Indonesia 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai nasional Garuda Indonesia mengajukan dua nama pejabat setingkat direksi sebagai calon Chief of Operation (COO) atau Direktur Operasi dan Chief of Maintenance (COM) atau Direktur Perawatan ke Kementerian Perhubungan pada hari Senin, (17/4/2017) ini.

Pengajuan kedua posisi tersebut dilakukan sebagai jawaban agar tetap terpenuhinya standar aturan Civil Aviation Safety Regulations (CASR) serta standar regulasi safety operation dan maintenance yang berlaku baik secara nasional maupun internasional.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala, N Mansury mengatakan, pengusulan nama untuk posisi Direktur Operasi dan Direktur Maintinance tersebut merupakan bagian dari komitmen maskapai dalam memastikan seluruh perangkat struktur organisasi perusahaan dapat menunjang terciptanya standar safety operations dan maintenance yang tetap terjaga kualitasnya.

Selanjutnya, Garuda Indonesia akan melakukan korespondensi intensif dengan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI untuk memastikan nama-nama tersebut memenuhi kualifikasi yang ditentukan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Posisi COO dan COM Tersebut akan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama Garuda Indonesia.

“Kami memastikan perubahan dinamika organisasi perusahaan dalam menjawab berbagai tantangan global, tetap selaras dengan standar dan regulasi penerbangan khususnya hal-hal yang terkait aspek operasi dan maintenance," kata Pahala dalam keterangan resminya, Sabtu (15/4/2017).

Pahala menambahkan, sebagai maskapai penerbangan global, Garuda Indonesia sepenuhnya menyadari aspek safety merupakan fondasi utama keberlangsungan bisnis perusahaan. "Untuk itu merupakan hal mutlak bagi kami untuk terus menjaga standar kualitas aspek safety dan maintenance tersebut, khususnya di tengah-tengah industri penerbangan global yang semakin kompetitif," katanya.

Pembentukan dua pejabat tersebut diharapkan mampu menciptakan peluang bisnis yang lebih luas, bersifat fleksibel dan bergerak lebih cepat, tentunya dengan tetap berpegang pada standar regulasi penerbangan.

Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Garuda Indonesia yang digelar pada Rabu (12/4) merombak susunan direksi maskapai pelat merah tersebut. Selain mengganti beberapa nama direksi lama, struktur organisasi Garuda juga mengalami perubahan.

Posisi Direktur Operasi dan Direktur Maintenance menghilang dari struktur tersebut.

Direktur Utama: Pahala Nugraha Mansury

Direktur Keuangan dan Managemen Resiko: Helmi Imam Satriyono

Direktur Layanan: Nicodemis P Lampe

Direktur Produksi: Puji Nur Handayani

Direktur Marketing dan TI : Nina Sulistyowati

Direktur SDM dan Umum : Linggarsari Suharso. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved