Tahun Ini Pemko Tanjungpinang Dirikan Quran Center di Penyengat. Ini Targetnya!

Tahun ini Pemko Tanjungpinan akan dirikan Quran Center di Pulau Penyengat. Ini targetnya kata Wali Kota Lis Darmansyah!

Tahun Ini Pemko Tanjungpinang Dirikan Quran Center di Penyengat. Ini Targetnya!
tribunnewsbatam.com/iswidodo
Ilustrasi. Masjid Sultan Penyengat di Pulau Penyengat Tanjungpinang yang terkenal di Indonesia dan sebagai bagian bukti sejarah Kerajaan Riau Lingga

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah akan mendirikan Pusat Pendidikan Islam (PPI) atau Quran Center di Pulau Penyengat tahun ini. Untuk sementara, gedung yang akan digunakan adalah sekolah dasar (SD) yang ada di Penyengat.

Baca: Edan! Kasus Mobil Goyang Oknum DPRD, Tersangka Ngaku Belum Klimaks Keburu Digerebek

Baca: Heboh, Beredar Video Bule Begituan di Bali, 59 Cewek Indonesia Jadi Mangsanya, Termasuk di Batam!

Baca: Terungkap! Andi Lala Ajak Riyanto Nyabu Dulu, Saat Lengah Satu Keluarga Dibunuh!

"Disanakan ada dua SD. Jadi dua SD itu akan kita satukan, karena muridnya juga tidak banyak. Nanti salah satu SD-nya akan kita jadikan Quran Center atau Pusat Pendidikan Islam," kata Lis, saat melantik Dewan Hakim dan Juri MTQ ke XI Tingkat Kota Tanjungpinang, di Aula Bulang Linggi, Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Tanjungpinang, Senin (17/4).

Menurutnya, langkan tersebut dilakukan karena belum adanya bangunan yang representatif. Terlebih saat ini keuangan Pemko Tanjungpinang juga mengalami defisit anggaran sehingga tidak bisa melakukan pembangunan. Sedangkan kebutuhan PPI untuk mencetak generasi yang qurani sudah sangat mendesak.

"Jadi tahun ini juga kita lakukan. Sebelum tahun ajaran baru. Jadi nanti pas tahun ajaran baru dua SD itu sudah kita satukan. Yang sekolahnya besar itu yang dijadikan SD yang kecil kita gunakan sebegai Quran Center. Tapai masjid terapung tetap akan kita," katanya.

Untuk konsep pendidikan di PPI, Pemko Tanjungpinang akan berkoordinasi dengan tokoh agama. Sehingga diharapkan keberadaan PPI tersebut mampu menjawab kebutuhan dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Sekarang sebenarnya pendidikan Islam kita sudah bagus. Namun tidak berkembang. Karena tidak ada standar khusus. Kalau sudah atau Pusat Pendidikan Islam kita buat standarnya," katanya. (*)

Berita Terkait Baca Harian Tribun Batam Edisi Selasa (18/4/2017)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help