Batam Terkini

Batam Segera Miliki Mal Pelayanan Publik. Seperti Apa Konsepnya?

Semua pengurusan surat-surat dan lain sebagainya bisa diurus dalam satu mal tersebut, sehingga tidak menyulitkan masyarakat mesti bolak-balik.

Batam Segera Miliki Mal Pelayanan Publik. Seperti Apa Konsepnya?
Kompas.com/Achmad Faizal
MenPAN-RB, Asman Abnur 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Batam akan menjadi model pelaksanaan mal pelayanan publik. Nantinya, semua pengurusan perizinan dari berbagai instansi di Batam, seperti Pemko Batam, BP Batam dan lainnya akan menyatu di mal tersebut.

Demikian hal ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Asman Abnur, usai menghadiri kegiatan di lantai IV Gedung Pemko Batam, Senin (17/4) di Batam Center.

"Tempatnya kita rencanakan di Sumatera Promotion Center ini," kata Asman.

Ia menargetkan mal pelayanan publik itu bisa terealisasi pada 2017 ini. Semua pihak terkait, seperti Wali Kota Batam, Kepala BP Batam, sudah sepakat soal mal pelayanan publik itu. Untuk penanganannya nanti, akan dibentuk lembaga baru.

"Sekarang lembaganya itu sedang kami desain. Modelnya seperti apa sedang disiapkan," ujar dia.

Baca: Ternyata karena Alasan Ini Novel Baswedan Tak Bisa Dirawat di Indonesia

Baca: Dikabarkan Ditangkap saat Bagikan Sembako Massal, Ini Jawaban Syaiful R Dasuki

Baca: TERUNGKAP! Satu Kali Tindakan Dokter Butuh Rp 400 Juta, Ini Alasan KPK Mengiba ke Pemerintah

Nantinya di mal pelayanan publik itu juga akan ada satu institusi yang bertanggungjawab.

Asman mengatakan, titik beratnya bukan soal mal itu di bawah institusi mana. Namun lebih ke penyatuan, bahwa semua pengurusan surat-surat dan lain sebagainya bisa diurus dalam satu mal tersebut, sehingga tidak menyulitkan masyarakat mesti bolak-balik.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Rudi mengatakan kesiapannya jika nantinya mal pelayanan publik tersebut, tanggungjawabnya diserahkan kepada Pemko Batam. Saat ini dikatakan, status Gedung SPC itu masih dimiliki tiga instansi, yakni BP Batam, Pemerintah Provinsi Riau, dan Pemko Batam.

"Kalau diserahkan ke kami, kami siap. Cuma kalau dipakai kan ada uang negara di situ. Statusnya harus jelas dulu. Gedung itu harus diserahkan ke kami supaya bisa melayani masyarakat," kata Rudi.

Ia pribadi sudah punya gambaran konsep, soal mal pelayanan publik yang akan ditempatkan di SPC. Disitu ada tempat bermain, klinik atau rumah sakit, dan beberapa fasilitas lainnya.

"Tapi soal pengelolaannya kepada siapa, apa ke Pemko atau BP Batam, atau ke pihak lain, kita tunggu perintah pak Presiden saja," ujar dia. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help