TribunBatam/

Pembunuhan Satu Keluarga di Medan

Sadis, Dua Wanita Ini Otak Pembakar Satu Keluarga. Mereka Ingin Kuasai Tanah Milik Korban

Setelah tanah dijual, mungkin tersangka berpikir bahwa lokasi tanah yang dijualnya itu strategis. Sehingga ada niat tersangka kembali menguasai tanah

Sadis, Dua Wanita Ini Otak Pembakar Satu Keluarga. Mereka Ingin Kuasai Tanah Milik Korban
Tribun Medan
Dua tersangka otak pembunuhan satu keluarga dengan cara membakar rumah. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Cari Muli Ginting dan Jaya Mita Ginting adalah otak pembakaran satu keluarga di Medan.

Keduanya ternyata sudah sering melakukan intimidasi terhadap mendiang Marita Sinuhaji.

Sebelum membunuh Marita dan keluarganya, Cari dan Jaya tiga kali melakukan percobaan pembakaran terhadap rumah korban di Jl Lau Cih Kuta, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan.

"Motif pembakaran ini yakni antara perencanaan dengan korban ada hubungan jual beli tanah. Karena belum lunas, kemudian tersangka yang juga penjual tanah berusaha mengusir korban," ungkap Kapolda Sumut, Irjen Rycko Amelza Dahniel, Selasa (18/4/2017).

Karena korban tak mau pergi dari rumah yang telah dibelinya, pelaku kemudian terus-terusan meneror keluarga mendiang Marita.

Buntutnya, pada 5 April, dilakukanlah pembakaran yang menewaskan satu keluarga tersebut.

"Setelah tanah dijual, mungkin tersangka berpikir bahwa lokasi tanah yang dijualnya itu strategis. Sehingga ada niat tersangka kembali menguasai tanah yang kini dimiliki korban," ungkap Rycko.

Dari keterangan para tersangka, pembunuhan dengan cara pembakaran ini telah direncanakan satu bulan lebih.

Saat eksekusi, para tersangka lebih dulu berkumpul di tanah kosong yang berjarak 500 meter dari rumah korban.

"Ketika kami melakukan penyisiran, kami temukan botol bekas berisi bensin. Bahan bakar itulah yang digunakan para pelaku untuk membakar seluruh rumah korban," ungkap jendral bintang dua ini.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help