Efektif Turunkan Harga Barang, Pemerintah Bakal Tambah Tujuh Rute Baru Tol Laut

Perbaikan Program Tol Laut tersebut dilakukan karena pemerintah melihat langkah tersebut efektif dalam menurunkan harga barang di rute yang dilewati.

Efektif Turunkan Harga Barang, Pemerintah Bakal Tambah Tujuh Rute Baru Tol Laut
IStimewa
peta tol laut 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan menggenjot pelaksanaan Program Tol Laut pada tahun ini. Langkah tersebut akan dilakukan dengan beberapa cara.

Pertama, menambah tujuh rute baru pada tahun ini. Misalnya, Priok-Enggano-Mentawai-Pulau Nias-Sinabung-Pulau Nias-Mentawai-Enggano-Tanjung Priok, Tanjung Perak-Belang Belang-Sangata-Sebatik-Tanjung Perak. dan rute Tanjung Perak-Kisar-Namrole-Kisar-Tanjung Perak.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan mengatakan, penambahan rute dilakukan untuk memperluas jangkauan wilayah yang dilewati Tol Laut.

Kedua, menambah pusat logistik, bernama Rumah Kita di wilayah yang dilewati Tol Laut. Rencananya, jumlah Rumah Kita yang saat ini baru mencapai 20 akan dilipatgandakan menjadi 40. Untuk melaksanakan upaya ini, pemerintah akan menggandeng pihak swasta.

Baca: Jika Terpilih, Sandi Bakal Sumbangkan Seluruh Gaji dan Tunjangan Bagi Warga Miskin

Baca: WOW. Sandi Habiskan Rp 108 Miliar Selama Maju Jadi Calon Wagub DKI

Baca: Anies Yakin Menang, Bagaimana dengan Ahok? Ini Komentar Mereka

"Akan kami tugaskan swasta maupun BUMN agar barang atau komoditas masyarakat di daerah bisa dikumpulkan dan kapal kembali tidak kosong sehingga Tol Laut bisa efisien," katanya di Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Menurut Budi, perbaikan Program Tol Laut tersebut dilakukan karena pemerintah melihat langkah tersebut efektif dalam menurunkan harga barang di rute yang dilewati. Berdasarkan catatannya, tingkat penurunan harga barang yang bisa terjadi bisa mencapai 10%-50%.

"Tapi penurunan itu belum merata, " katanya.

Luhut B Pandjaitan, Menko Kemaritiman berharap upaya percepatan yang dilakukan pemerintah tersebut nantinya bisa membuat Tol Laut ke depan makin efektif dan efesien. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved