TribunBatam/

Operasi Sapu Bersih Pungli

Empat Petugas Pelabuhan Roro Punggur Diciduk Tim Saber Pungli. Ini Penyebabnya

Empat petugas pelabuhan ASDP Telagapunggur diamankan oleh olet tim Saber Pungli Polresta Barelang, Rabu (19/4/2017).

Empat Petugas Pelabuhan Roro Punggur Diciduk Tim Saber Pungli. Ini Penyebabnya
tribunbatam/szhari
Suasana Pelabuhan Roro di Telagpunggur 

Laporan Tribun Batam, Zabur Anjasfianto

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Empat petugas pelabuhan ASDP Telagapunggur diamankan oleh olet tim Saber Pungli Polresta Barelang, Rabu (19/4/2017).

Empat petugas berinisial Pen, Ras, Dev dan seorang tenaga honor ini bertugas mengatur keluar-masuknya kendaraan kapal Roro, baik tujuan Tanjunguban maupun Tanjungbalai Karimun.

"Tadi Pen diamankan lebiih dulu, baru Ras dan seorang tenaga honor. Sementara Dev saat itu berada di Tanjungpinang dan baru datang setelah beberapa petugas dari tim saber menggeledah ruang kerja petugas pelabuhan tersebut," kata salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Modus yang selama ini dilakukan petugas tersebut, tidak melaporkan jumlah kendaraan yang sebenarnya.

Seperti lori yang berangkat ke Tanjungbalai Karimun, seharusnya dilaporkan 10 unit, namun hanya dua unit saja yang masuk dalam manifest.

Kemudian lori tersebut dilaporkan hanya berupa mobil saja.

"Kalau Lori ke Karimun harus bayar Rp 3 juta, sementara mobil Rp 1 juta. Modus ini sudah lama berjalan dan sangat jarang petugas syahbandar memeriksa langsung muatan kapal," kata sumber tesebut.

Selain itu, petugas pelabuhan sering mengatakan kepada pengguna jasa Roro kalau kapal penuh.

Tujuannya, agar bisa bayar di luar tiket yang ditentukan. Padahal kapal yang mau berangkat dan mengakut kendaraan masih kosong.

Hal lain, lori-lori yang menggunakan jasa Roro juga melebihi muatan.

Tim saber membawa CPU komputer yang digunakan untuk memasukan data tumpangan, termasuk penumpang dan kendaraan.

"Tadi data penumpang dan kendaraan tujuan Karimun dengan menggunakan KPM Lome yang diminta petugas Tim Saber. Kita yang ada disini juga dimintai informasi terkait keberangkatan kapal roro serta berapa banyak kendaraan dan jenisnya," katanya.

Menurutnya, seperti kejadian lori yang menimpa mobil saat kapal roro tujuan Tanjunguban akibat dihantam ombak beberapa waktu lalu, merupakan salah satu contoh tidak dilaporkan dalam manifest.

Penulis: zabur_anjasfianto
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help