Batam Terkini

Soal Sengketa Kewenangan di Batam, Gubernur: Kami Juga Capek, Asik Rapat Tak Ada Hasil

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengaku sudah lelah jika ditanyakan soal penyelesaian permasalahan di Batam.

Soal Sengketa Kewenangan di Batam, Gubernur: Kami Juga Capek, Asik Rapat Tak Ada Hasil
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Pertemuan Komisi II DPRRI membahas dualisme kewenangan Pemko dan BP Batam, Selasa (18/4/2017). 

Pada kesempatan itu, Nurdin 'blak-blakan' mengatakan, salah satu penyebab permasalahan itu juga, lantaran kini pengurus inti Dewan Kawasan ditarik ke pusat. Sebelumnya pengurus inti Dewan Kawasan tidak lain merupakan orang-orang dari Kepri sendiri.

"Kenapa ditarik ke pusat, mungkin karena orang pusat dinilai lebih pintar. Boleh pintar, tapi pintar saja tidak cukup. Komunikasi, psikologis ini juga penting," kata Nurdin.

Dia berharap ada keseimbangan, soal pengurus inti Dewan Kawasan itu diambil dari orang-orang Kepri sendiri. Sehingga lebih mudah dalam kontrol dan membuat aturannya terhadap BP Batam. Orang-orang di Kepri sendiri menurut Nurdin, tak kalah pintar dengan orang-orang dari pusat. Banyak yang berlatar belakang pendidikan doktor di Kepri.

"Kalau sekarang kan setiap ada persoalan, BP Batam lapornya mesti ke pusat," ujar dia.

Menanggapi usulan dari Komisi II DPR RI agar mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi, menurut Nurdin, itu akan menjadi hal yang melelahkan. Sementara pihaknya ingin persoalan yang terjadi di Batam bisa secepatnya diselesaikan. Presiden Jokowi sendiri sudah berjanji akan segera memberikan keputusannya terkait Batam, setelah memutuskan status Rempang Galang, beberapa waktu lalu.

"Akan melelahkan kalau ke MK. Karena barang ini mau masuk sebenarnya," kata Nurdin.

Soal usulan dibentuk pansus, kepada wartawan Nurdin mengatakan tidak mau terlalu berkomentar.

"Pansus? Itu kebijakan baru dari DPR. Pagarnya kita tak boleh masuk. Mereka punya politik sendiri. Pada prinsipnya, apa yang diperintahkan Pemerintah Pusat, akan kita laksanakan," ujar dia. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved