Remaja Tewas Dikeroyok Massa

Ternyata Karena Alasan Ini Warga Tega Hajar TP Sampai Tewas

Satu bulan belakangan, bahkan satu minggu warga sering mengalami kemalingan binatang peliharaan.

Ternyata Karena Alasan Ini Warga Tega Hajar TP Sampai Tewas
TRIBUNBATAM
Jenazah TP (16), remaja yang tertangkap basah hendak mencuri burung di Perumahan Nusa Indah Tanjung Piayu, Selasa (18/4/2017) masih di rumah sakit. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Aksi brutal yang dilakukan oleh warga Perumahan Nusa Indah Tanjungpiayu, Kelurahan Mangsang Kecematan Sei Beduk, terhadap TP (16) remaja yang diduga akan mencuri burung di rumah warga hingga tewas ternyata bukan tanpa alasan.

Pasalnya, warga setempat kesal setelah selama sebulan belakangan kompleks tersebut sering disatroni maling.

"Satu bulan belakangan, bahkan satu minggu sebelum kejadian sudah beberapa kali terjadi kemalingan binatang peliharaan warga,seperti ayam dan Burung, dari dalam rumah," kata Ade, Security Perumahan Nusa Indah.

Baca: Terjadi Pendarahan di Kepala, Ini Hasil Autopsi Penyebab Tewasnya TP

Baca: BREAKINGNEWS. Sadis, Diduga Akan Mencuri Burung, Remaja Ini Tewas Dihajar Massa

Baca: HISTERIS! Keluarga Korban: Berapalah Harga Burung Itu Saya Ganti, Tapi Ganti Nyawa Adek Saya!

Ade, yang pada saat kejadian masuk pagi mengaku tidak mengetahui kronologis kejadian karena kejadian pukul 03.00 WIB.

"Saya masih di rumah, saya tahu cerita saja, tetapi memang selama ini di lokasi ini warga sudah sering mengeluhkan banyaknya maling,"kata Ade.

Ade, menjelaskan biasanya maling masuk ke kompleks perumahan bukan dari pintu masuk perumahan.

"Perumahan ini kan aksesnya cuma satu, tetapi di belakang perumahan ini bukit. Di atas bukit itu, jalan raya yang dulu terputus karena longsor,"katanya.

Dia mengatakan selama ini maling yang masuk ke perumahan selalu dari belakang perumahan.

"Kalau dari pintu utama, belum pernah, biasanya maling itu komplotan, beberapa orang turun dari bukit, sementara beberapa orang lagi menunggu di atas bukit," katanya. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Kamis 20 April 2017

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved