TribunBatam/

Akibat Kebijakan Donald Trump, Maskapai Emirates Kurangi Penerbangan ke Amerika Serikat

Langkah AS melarang warga Timur Tengah bepergian ke AS telah merugikan maskapai-maskapai penerbangan Teluk yang tumbuh cepat di Amerika

Akibat Kebijakan Donald Trump, Maskapai Emirates Kurangi Penerbangan ke Amerika Serikat
kompas.com

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, DUBAI - Emirates, maskapai penerbangan yang terbesar di Timur Tengah, Rabu (19/4/2017), mengatakan telah mengurangi jumlah penerbangannya ke Amerika Serika.

Hal itu terjadi karena penurunan jumlah penumpang yang disebabkan peningkatan langkah-langkah keamanan AS dan larangan pemerintahan Presiden Donald Trump bagi warga dari negara-negara mayoritas Muslim masuk ke AS.

Keputusan maskapai milik pemerintah Uni Emirat Arab itu merupakan pertanda terkuat bahwa langkah lebih keras yang diterapkan terhadap warga Timur Tengah.

Baca: ALAMAK! Tiru Adegan Film Kartun, Bocah 7 Tahun Ini Terjun Pakai Payung dari Lantai 10 Rumahnya

Baca: Fotografer Ini Kaget Lihat Buaya Raksasa Ini Sergap Seekor Rusa di Sungai

Baca: Pria Ini Nekat Ikuti dan Ajak Putri Barack Obama Menikah. Padahal Sudah Dilarang

Langkah AS melarang warga Timur Tengah bepergian ke AS telah merugikan maskapai-maskapai penerbangan Teluk yang tumbuh cepat di Amerika dalam beberapa tahun terakhir ini.

Dubai, ibu kota Uni Emirat Arab, adalah salah satu dari 10 kota di negara yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, yang terkena larangan membawa laptop dan barang elektronik pribadi lainnya ke dalam kabin pesawat untuk penerbangan langsung AS.

Pusat maskapai Emirates di Badara Internasional Dubai, yang ketiga tersibuk di dunia, adalah titik transit utama bagi wisatawan yang terkena dampak peraturan Trump yang menghentikan masuknya warga dari enam negara Islam.

Baca: WOW. Sekali Berlibur ke Mar-a-Lago, Donald Trump Diperkirakan Habiskan Rp43 Miliar

Baca: Kami Siap Melayani Apapun Model Perang yang Diinginkan Trump

Larangan perjalanan itu menangguhkan visa baru bagi warga dari Iran, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman, dan menghentikan program pengungsi.

Emirates mengatakan, pengurangan penerbangan akan mempengaruhi lima dari 12 kota tujuan di AS, mulai bulan depan.

Langkah ini disebut sebagai “keputusan komersial dalam menanggapi turunnya permintaan perjalanan”' dalam tiga bulan sejak Trump berkuasa.(*)

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help