TribunBatam/

Perampokan Minimarket di Batam

Detik-detik Perampokan Minimarket: Saya Lakukan Ini karena Istri Saya Mau Melahirkan

Kami langsung ketakutan dan berusaha kabur menuju pintu keluar. Tapi dari pintu kemudian masuk lagi dua orang pakai helm dan mukanya ditutupin sebo

Detik-detik Perampokan Minimarket: Saya Lakukan Ini karena Istri Saya Mau Melahirkan
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Kapolsek Batam Kota Kompol Arwin memeriksa minimarket Alfamart Citra Buana terkait kejadian perampokan, Rabu (19/4/2017) dinihari. 

Jabar dan Danil mengatakan bahwa kunci brankas dipegang kepala toko dan kepala toko masuknya pagi.

Para perampok itu marah dan kembali mengancam sambil mengayunkan parang.

“Saat itu kami takut betul. Perampok itu pegang baju saya dan mengayunkan parang, sementara Danil juga teriak-teriak minta ampun. Rasanya saat itu kami sepertinya sudah mau mati dibunuh,” kata Jabar.

Karerna sudah putus asa dan melihat para perampok semakin marah, Jabar kemudian bilang pada Danil untuk menyerahkan kunci brankas.

Para perampok pun akhirnya membuka brankas dan menguras isinya.
“Mereka bilang pada kami, ‘Ini toko punya orang kaya, ngapain kalian bela-bela’.”

Setelah kawanan perampok itu mengambil semua uang yang ada dibrangkas, mereka langsung ke meja kasir dan menguras isi laci di meja kasir.

Kebetulan di meja kasir ada iPad, tapi mereka tidak mengambil iPad itu. Para perampok itu bilang, mereka cuma mau uang.

Sebelum keluar toko, salah satu dari mereka bilang, “Saya melakukan ini karena istri saya mau melahirkan. Dan kalian jangan kemana-mana, Kami cuma ngambil uang saja dan kalian tidak diapa-apakan, duduk aja di situ. Awas kalau kalian pergi.”

Selang beberapa menit, Jabar dan Danil mengintip keluar dan setelah merasa aman, baru lari keluar minimarket.

Mereka mau langsung lapor ke polisi tapi tidak ada yang jaga di toko.

Akhirnya Jabar dan Danil pergi ke gerai Indomaret di sebelah dan kebetulan, ada seorang warga yang mau belanja.

Setelah menceritakan apa yang mereka alami, warga tersebut menyarankan agar Jabar dan Danil melapor ke Polsek Batam Kota.

“Kemudian kami membereskan barang-barang yang berantakan. Baru setelah itu kami melapor ke polisi,” katanya lagi.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help