TribunBatam/

Liga Inggris

Juergen Klopp Sebut Dampak Buruk Liverpool Jika Lolos ke Liga Champions Musim Depan

Namun, pelatih Juergen Klopp mengatakan bahwa akan ada masalah yang timbul jika Liverpool mencapai target mereka

Juergen Klopp Sebut Dampak Buruk Liverpool Jika Lolos ke Liga Champions Musim Depan
AFP PHOTO / Justin TALLIS
Manajer Liverpool asal Jerman Juergen Klopp 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LIVERPOOL - Liverpool memang masih berniat untuk finis di peringkat empat besar Premier League.

Namun, pelatih Juergen Klopp mengatakan bahwa akan ada masalah yang timbul jika Liverpool mencapai target mereka.

Liverpool saat ini duduk di peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dengan 66 poin.

Jika sanggup mempertahankan posisi mereka, Liverpool akan kembali bermain di Liga Champions setelah terakhir tersisih di fase grup pada musim 2014-2015.

Baca: Persaingan Trofi Premier League, Tekanan Tottenham Bikin Chelsea Cemas

Baca: Kiper Chelsea Tak Peduli dengan Selisih Empat Poin dengan Tottenham

Menurut Klopp, ada tantangan yang harus ditaklukkan Liverpool jika mereka lolos ke Liga Champions. Dia mengacu ke loyonya performa klub-klub negara asal band The Beatles tersebut di pentas internasional.

"Klub-klub Premier League tidak tampil bagus di Liga Champions karena intensitas di liga juga naik. Kompetisi semakin ketat dan didukung dana besar untuk membangun tim," ujar Klopp.

"Namun, jumlah pertandingan sangat banyak dan melelahkan. Kita bisa lihat bagaimana AS Monaco memanfaatkan hal itu saat mengalahkan Manchester City," ujarnya.

Baca: Sinyal Jose Mourinho untuk Wayne Rooney Jelang Laga Kontra Anderlecht

Pelatih asal Jerman tersebut juga memberi contoh pengalamannya musim lalu. Klopp membawa Liverpool lolos ke final Liga Europa dan diwarnai dengan kemenangan dramatis kontra mantan klub Klopp, Borussia Dortmund, pada perempat final.

Namun, perjalanan Adam Lallana dkk berakhir anti-klimaks karena mereka kalah 1-3 dari Sevilla.

Klopp menilai bahwa kolapsnya Liverpool di final ada hubungannya dengan kelelahan karena bermain di liga domestik.

Terlebih lagi, saat itu status Klopp baru melatih lima bulan di Anfield.

"Saya seperti berada dalam keadaan darurat. Ada tantangan sendiri untuk menyiapkan Liverpool bermain di babak final hanya beberapa bulan setelah saya meninggalkan Borussia Dortmund dan setuju melatih Liverpool," tuturnya. (Lariza Oky Adisty)

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help