Batam Terkini

Bowo Sidik Pangarso: BP Batam kan Bukan Perusahaan Pencari Profit, Masak Gaji Minta Naik Rp 90 Juta

Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro tak mau ambil pusing soal berita pengajuan remunerasi pimpinan BP Batam yang sampai ke publik.

Bowo Sidik Pangarso: BP Batam kan Bukan Perusahaan Pencari Profit, Masak Gaji Minta Naik Rp 90 Juta
KOMPAS.COM
Anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro tak mau ambil pusing soal berita pengajuan remunerasi pimpinan BP Batam yang sampai ke publik. Dia pun mempersilakan siapapun berpendapat soal itu.

"Saya tak mau tanggapilah. Silahkan mau ngomong apa. Tak penting," kata Hatanto, seraya melangkah kakinya menjauh dari wartawan di Gedung BP Batam, Kamis (20/4/2017).

Sebelumnya, soal pengajuan gaji pimpinan BP Batam yang fantasis, ditanggapi Anggota Deputi IV BP Batam, Purba Robert Sianipar. Robert menegaskan, pengajuan gaji itu sebenarnya sudah berlangsung sejak 2016 lalu.

"Gaji itu sebenarnya sudah dari April, tahun lalu. Prosesnya saja yang lama," kata Robert, Selasa (18/4/2017).

Baca: Ketua Kadin Kepri: BP Batam Sebaiknya Dibubarkan Saja

Baca: Komisi VI DPR RI: Ini PR Kita. Apakah BP Batam Dibubarkan atau Gabung ke Pemda

Baca: TERUNGKAP! Kenaikan Gaji Pimpinan BP Batam Diajukan Tahun Lalu. Angkanya Ditentukan Menteri Darmin

Diapun menegaskan, pengajuan soal besaran gaji itu bukan berasal dari pimpinan BP Batam yang baru. Melainkan dari Menko Ekonomi Darmin Nasution, yang tak lain Ketua Dewan Kawasan PBPB Batam.

"Itu arahan Pak Menko. Memang sudah begitu sejak kami masuk," ujar dia.

Robert mengatakan, adapun besarannya yang fantastis, itu sebagai kompensasi dari tantangan yang diberikan kepada tujuh pimpinan baru BP Batam saat itu.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help