Tarif Listrik Batam Naik

Masyarakat Minta Cabut Dulu Pergub Sebelum Bahas Tarif Lagi. Ini Kata Nurdin

Melihat situasi yang makin panas, Nurdin meminta pertemuan tersebut ditutup dan dilanjutkan dengan forum yang lebih kecil, dalam waktu dekat ini.

Masyarakat Minta Cabut Dulu Pergub Sebelum Bahas Tarif Lagi. Ini Kata Nurdin
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Suasana rapat koordinasi membahas kenaikan tarif listrik Batam yang dipimpin Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Graha Kepri, Jumat (21/4/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Koordinator Umum Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (AMPLi) Kota Batam, Said Abdullah mendesak Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk mencabut Peraturan Gubernur Nomor 21 tahun 2017 sampai pembahasan terkait kenaikan tarif listrik selesai diputuskan.

Soalnya, pembahasan tarif listrik itu akan berlangsung lama, sementara pemberlakuan tarif baru sudah dihitung untuk pemakaian Maret yang ditaguih April ini.

"Karena kalau belum dicabut, meteran kami jalan terus. Tuntutan kami, cabut pergub. Setelah itu baru kaji, berapa angka kenaikan yang pantas dengan kondisi masyarakat saat ini," ujar dia.

Jika hingga batas 27 April 2017 Pergub tersebut tak dicabut, AMPLi mengancam akan melakukan aksi turun ke jalan lagi.

AMPLi juga sedang mempersiapkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Sebelum hal yang tidak mengenakkan terjadi, tolong Pak Gubernur. Mohon dicabut dulu Pergubnya," kata Said.

Didesak agar segera membuat keputusan, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, hal itu tidak gampang.

Apalagi pembahasan soal penyesuaian tarif listrik Batam juga sudah satu tahun dilakukan.

Dia perlu mengkomunikasikan hal itu dengan tim hukum Pemerintah Provinsi Kepri.

"Jangan paksa saya untuk mencabut Pergub. Tak segampang itu. Tak mudah asal cabut-cabut. Percayalah, apapun itu kami harus memihak pada rakyat. Tak ada dasar untuk menyakiti. Semua masukan saya terima," ujar Nurdin.

Melihat situasi yang mulai tak kondusif, Nurdin meminta pertemuan tersebut ditutup dan dilanjutkan dengan forum yang lebih kecil, dalam waktu dekat ini.

"Dalam forum ini sulit untuk memilih. Supaya hasil pertemuan kita sore ini ada manfaat, tak usah lama-lama. Dalam satu dua hari ini, akan kita jadwalkan kembali pembahasannya. Nanti kita bahas secara matematis. Saya lihat sudah ada tawar-menawar tadi," kata dia.

Rapat koordinasi di Gedung Graha Kepri itu, dihadiri Wali Kota Batam, Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Direktur Utama PLN Batam, Dadan Koerniadipoera dan sejumlah tamu undangan.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help