TribunBatam/

Novel Baswedan Alami Teror

Mata Kanan Novel Sudah Bisa Kenali Wajah

Hingga hari ke sepuluh pascapenyerangan dengan penyiraman air keras, mata kanan Novel sedikit menunjukkan perbaikan.

Mata Kanan Novel Sudah Bisa Kenali Wajah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menggunakan kursi roda saat akan dibawa ke RS Jakarta Eye Center dari RS Mitra Kekuarga, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4/2017). Novel Baswedan dipindahkan ke RS Jakarta Eye Center untuk menjalani perawatan lanjutan usai dirinya mengalami serangan fisik dari orang tak dikenal dengan menggunakan cairan yang diduga air keras yang membuat Novel Baswedan mengalami luka serius di sekitar wajah. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih menjalani perawatan mata di Singapura.

Hingga hari ke sepuluh pascapenyerangan dengan penyiraman air keras, mata kanan Novel sedikit menunjukkan perbaikan.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, mata kanan Novel mulai bisa mengenali wajah.

Baca: Kesehatan Novel Membaik Tapi Kerusakan Mata Kiri Sudah Level Empat

Baca: Ternyata karena Alasan Ini Novel Baswedan Tak Bisa Dirawat di Indonesia

Baca: Biaya Pengobatan Novel Baswedan Gunakan Pos Anggaran Kepresidenan

"Sebelumnya Novel sulit mengenali wajah. Biasanya selalu bertanya saat ditemui orang,"ujar Febri di Gedung KPK Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Menurut Febri, selain bisa mengenali wajah, mata kanan Novel juga mulai bisa membaca tulisan. Meski belum sempurna, Novel mulai bisa membaca tulisan dalam ukuran besar.

"Mulai bisa membaca judul headline surat kabar yang lebih besar. Kalau tulisan yang kecil belum bisa," kata Febri.

Meski demikian, pemulihan mata kiri Novel belum menunjukkan hasil yang signifikan. Pandangan mata kiri Novel masih buram.

Pada 11 April 2017, seusai shalat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya, Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang pengendara motor di dekat rumahnya. Air keras itu mengenai satu mata Novel.

Kondisi terakhir Novel adalah terdapat indikasi luka bakar akibat asam di rongga hidung. Diduga hal itu terjadi akibat cairan kimia yang disiramkan ke wajah Novel. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help