Insentif Gaji Guru Honorer Akhir 2016 Kena Potong 30 Persen, Ini Alasan Pemkab Bintan!

Insentif Gaji Guru Honorer Akhir 2016 Kena Potong 30 Persen, Ini Alasan Pemkab Bintan!

Insentif Gaji Guru Honorer Akhir 2016 Kena Potong 30 Persen, Ini Alasan Pemkab Bintan!
ilustrasi
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Defisit anggaran daerah pada 2016 lalu menyebabkan sejumlah kebijakan fiskal terbatas. Inilah yang menyebabkan terjadi pemotongan gaji atau intensif honorer akhir 2016 tersebut.

Baca: Heboh, Beredar Video Bule Begituan di Bali, 59 Cewek Indonesia Jadi Mangsanya, Termasuk di Batam!

Baca: Aduh! Termakan Rayuan Seorang Kakek di FB, Gadis Ini Kehilangan Motor Usai Ditiduri

Baca: Heboh, Bu Dokter Digerebek Suami Lagi Selingkuh Dengan Pria Lain, Mengejutkan Inilah Selingkuhannya!

Iensif para guru honor yang dipotong adalah pembayaran gaji pada periode September - Desember 2016 lalu. Nilainya 30 persen dari gaji guru honorer.

Kabarnya, pemotongan itu tak akan lagi dibayarkan alias berlalu begitu saja. APBD Perubahan sudah diketuk palu, di situ tak dimasukan poin anggaran buat membayar gaji guru honor yang telah dipotong sebelumnya.

"Iya, tak ada lagi yang namanya penggantian ataupun pengembalian,"kata Disdik Bintan melalui Sekretaris Dinad Pendidikan Bintan, Raja Sabariah.

Dia menyampaikan, soal pemotongan, tak cuma berlaku bagi guru honor. Mereka yang sudah PNS pun terkena dampak pemotongan kala itu. Bedanya, untuk kalangan PNS, intensif yang dipotong pada akhir 2016 lalu sudah dibayarkan. Sementara guru honor tidak.

"Kalau ASN (aparatur sipil negara) kan intensif mereka dari pusat, disalurkan lewat sistim DAU (dana alokasi umum). Nah yang honorer ini intensifnya murni dari Pemda,"kata dia.

Tapi khusus kebajikan pada 2017, hal itu tak berlaku lagi. Intensif tetap dibayarkan seperti sediakala. (*)

Berita Terkait Baca Harian Tribun Batam Edisi Senin (24/4/2017)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help