Novel Baswedan Alami Teror

Sudah Dua Pekan, Pelaku Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan Belum Juga Terungkap

Argo menjelaskan, saat kejadian, Muklis dan Hasan tidak berada di Jakarta. Hasan berada di Malang, Jawa Timur, pada 6-13 April

Sudah Dua Pekan, Pelaku Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan Belum Juga Terungkap
TRIBUNNEWS.COM
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dibawa dengan menggunakan kursi roda saat akan diterbangkan ke Singapura dari RS Jakarta Eye Center (JEC), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaku penyiraman air keras terhadap penyidikKomisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, belum terungkap.

Dua pria yang dicurigai warga dan telah diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bukanlah pelaku. Keduanya justru merupakan informan polisi.

”Kedua pria itu, Muklis (28) dan Hasan (28), yang kami periksa Jumat (21/4) malam, bukan pelakunya. Posisi mereka masih saksi. Keduanya pernah menjadi ’mata elang’ (penagih utang usaha sewa beli).

Belakangan, keduanya adalah informan polisi di lapangan,” tutur Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden PrabowoArgo Yuwono, Sabtu siang, di Markas Polda Metro Jaya.

Baca: Menyayat Hati! Speedboat Rombongan TK Tenggelam, 4 Korban Ditemukan Tewas

Baca: Panik! Tengah Malam Diguncang Gempa, Warga Garut Berhamburan Keluar Rumah

Argo menjelaskan, saat kejadian, Muklis dan Hasan tidak berada di Jakarta. Hasan berada di Malang, Jawa Timur, pada 6-13 April. Sementara Muklis berada di Tambun, Bekasi.

Penyiraman air keras terhadap Novel terjadi pada 11 April 2017 oleh orang tidak dikenal seusai shalat Subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta. Penyiraman itu diduga dilakukan oleh dua orang yang berboncengan dengan sepeda motor.

Air keras mengakibatkan mata kiri Novel cedera berat dan sulit untuk melihat. Hingga kini, Novel masih menjalani perawatan di Singapura.

Berawal dari foto

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help