Distributor Sembako Wajib laporkan Stok Setiap Bulan

Masyarakat tidak perlu cemas terkait kenaikan harga pangan jelang Ramadhn, mengingat stok kebutuhan pangan sudah mencukupi

Distributor Sembako Wajib laporkan Stok Setiap Bulan
Tribun Batam/Efendi Wardoyo
Rapat koordinasi Dirjen PKTN Kementerian Perdagangan Syahrul Mamma bersama pemerintah daerah terkait ketersediaan kebutuhan pokok dan penerapan HET untuk tiga komoditas sembako, Rabu (26/4/2017). 

Laporan Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan Syahrul Mamma menegaskan, setiap pengusaha yang bergerak dalam distribusi barang kebutuhan pokok wajib terdaftar.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20/M-DAG/PER/3/2017 Tentang Pendaftaran Pelaku Usaha Distribusi Barang Kebutuhan Pokok.

Di dalam Permendag tersebut, setiap pelaku usaha distribusi yang memperdagangkan barang kebutuhan pokok (baik distributor, subdistributor, dan agen) wajib memiliki Tanda Daftar Pelaku Usaha Distribusi (TDPUD) Barang Kebutuhan Pokok.

Pendaftaran langsung ke Kemendag secara online dan tidak dipungut biaya.

Di samping mendaftar, pelaku usaha distribusi terdaftar juga wajib melaporkan pengadaan, pendistribusian/penyaluran dan jumlah stok di gudang setiap bulan.

Hal itu disampaikan Syahrul dalam rapat koordinasi terkait kepastian kebutuhan pokok dan distribusinya di Kota Batam.

Turut hadir dalam rakor tersebut, bupati/walikota se-Kepulauan Riau, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TDIP), Kepala Sub Divre Bulog Tanjungpinang dan Batam serta pengusaha.

Syahrul yang memimpin rakor mengungkapkan bahwa diperlukan koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok.

Usai rapat, Dirjen yang didampingi sejumlah direktur meninjau gudang distributor untuk memastikan pasokan stok cukup.

Syahrul juga turun langsung meninjau Pasar Mega Legenda untuk memantau harga dan ketersedian bahan pokok di pasar tersebut.

“Masyarakat tidak perlu cemas terkait kenaikan harga pangan jelang Ramadhn, mengingat stok kebutuhan pangan sudah mencukupi,” kata Syahrul.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help