Izin Keimigrasian dan Pelayanan Jasa Hukum Bakal Dijadikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Forum tersebut rencananya juga menghadirkan keynote speech Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution.

Izin Keimigrasian dan Pelayanan Jasa Hukum Bakal Dijadikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia yang jatuh setiap 26 April, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menggelar forum kekayaan intelektual nasional 2017. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Memperingati Hari Kekayaan Intelektual sedunia yang jatuh setiap 26 April, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menggelar forum kekayaan intelektual nasional 2017.

Kegiatan itu dilaksanakan bertempat di Ball Room Hotel Indonesia Kempinski di Jakarta, Rabu (26/4/2017), hari ini.

Dalam suratnya, Direktur Kerjasama dan Perberdayaan Kekayaan Intelektual, Dede Mia Yusanti mengatakan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada Rabu ini.

(Baca: Mi Ramen Salmon, Pedasnya Bikin Ketagihan)

(Baca: Setelah Gugat dan Ajukan Praperadilan, Miryam Cueki KPK)

(Baca: Anies Yakin APBD Jakarta Cukup Untuk Realisasikan Janjinya)

Di antaranya penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri Hukum dan HAM dengan Kepala BP Batam tentang izin keimigrasian dan pelayanan jasa hukum pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

"Penandatanganan perjanjian dengan Perusahaan Gas Negara tentang perdagangan dan perlindungan kekayaan intelektual, dan beberapa kegiatan lainnya," kata Dede.

Forum tersebut rencananya juga menghadirkan keynote speech Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution. Tema yang diusung dalam pemaparannya, yakni Membangun Strategi Nasional Kekayaan Intelektual untuk Mendorong Perekonomian Nasional.

"Ada diskusi panel," tulisnya.

Selain di Hotel Indonesia Kempinski, rangkaian kegiatan pada Rabu ini juga diadakan di Istana Negara. Yakni penyerahan sertifikat indikasi geografis dan merek kolektif Uni Eropa.

"Itu untuk sawo sukatani Sumedang, kopi robusta Empat Lawang, tenun ikat sikka NTT, duku Komering, kopi arabika Kerinci, dan kopi Gayo," kata Dede.

Di samping itu juga penyerahan penghargaan internasional untuk empat kategori. Di antaranya medal for inventor, Bambang Widyatmoko, dan medal for creativity kepada Raditya Dika. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved