Ngeri! Pertahankan Tasnya, Gadis Ini Terluka Parah Tubuhnya Diseret Pejambret Sejauh 200 Meter

Ngeri! Pertahankan Tasnya, Gadis Ini Terluka Parah Diseret Pejambret Sejauh 200 Meter. Begini kejadiannya!

Ngeri! Pertahankan Tasnya, Gadis Ini Terluka Parah Tubuhnya Diseret Pejambret Sejauh 200 Meter
tribunbali/net
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG-Aksi pejambretan kembali terjadi di wilayah Kota Bandar Lampung, kali ini korban diketahui bernama Khairunnisa, warga Urip Sumoharjo, Way Halim, Bandar Lampung.

Baca: Heboh! Penampakan Rumah Abunawas di Kalimantan Ini Viral. Bak Istana Dari Depan, Begini Aslinya

Baca: Heboh, Beredar Video Bule Begituan di Bali, 59 Cewek Indonesia Jadi Mangsanya, Termasuk di Batam!

Akibat peristiwa tersebut, Nisa mengalami cukup parah di bagian kakinya sampai batas pinggang korban, lantaran diseret sepeda motor jambret hingga 200 meter.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa, (25/4) di jalan Gatot Subroto, Garuntang, Bandar Lampung tepatnya depan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2.

Salim (39), sekuriti MAN 2 sekaligus saksi mata kejadian mengaku, dirinya adalah orang pertama kali yang membantu menolong korban bersama rekannya Andi dan Joko.

Salim menuturkan, dirinya sempat terkejut ketika melihat tubuh korban diseret sepeda motor pelaku jambret yang berjumlah dua orang.

"Informasi awalnya, pelaku jambret hendak mengambil tas korban. Korban yang diduga enggan melepaskan tasnya, sehingga terjadi tarik menarik antara pelaku dengan korban. Akibatnya, korban ikut terseret terbawa sepeda motor jambret," ujar Salim saat di temui Tribunlampung.co.id, di depan pintu gerbang MAN 2, Selasa, (25/4).

Kejadian tersebut, berawal korban singgah ke anjungan tunai mandiri (ATM) di dekat rumah makan seafood.

Setelah keluar dari ATM, tiba-tiba salah satu pelaku langsung menarik tas korban.

"Sejak korban keluar dari ATM itulah, tempat pertama korban mulai terseret terbawa sepeda motor hingga depan MAN 2, korban terjatuh," ungkapnya langsung membantu menolong korban.

Akibatnya, lanjut Salim, korban mengalami luka cukup serius di bagian kedua kakinya sampai dengan batas pinggang.

Bahkan, celana jeans warna hitam yang dikenakan korban tidak tersisa lagi, langsung habis terkena aspal.

"Bayangkan saja, kurang lebih 200 meter korban terseret. Saya tidak tega sekali melihat korban diseret terbawa sepeda motor pelaku jambret. Pelaku tersebut seperti menyeret binatang saja," katanya.

Mengenai kendaraan sepeda Motor pelaku, Salim mengutarakan, keduanya mengenderai sepeda motor jenis Suzuki Satria 150 FU warna hitam dan langsung kabur melarikan diri ke arah Bandar Lampung. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help