BATAM TERKINI

ASTAGA. Demi Rp 1.000 Ramelan Tega Jual Obat Berbahaya

Harga yang dipatok oleh pria mantan pekerja di bidang farmasi itupun relatif murah. Untuk satu butir pil terlarang tersebut, hanya dihargai Rp 1.000.

ASTAGA. Demi Rp 1.000 Ramelan Tega Jual Obat Berbahaya
TRIBUNBATAM/ANNE MARIA
Kapolresta Barelang, AKBP Hengki saat ekspose penangkapan pelaku penjualan obat berbahaya, Kamis (27/4/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - ‎Romelan mengaku sudah menjual pil-pil Dextro setahun belakangan ini. Harga yang dipatok oleh pria mantan pekerja di bidang farmasi itupun relatif murah. Untuk satu butir pil terlarang tersebut, hanya dihargai Rp 1.000

"Saya jual ke pekerja-pekerja. Itukan untuk obat batuk," ucap Romelan.

Sempat bekerja di bidang farmasi, koneksinya memang cukup banyak untuk memudahkan mendapatkan pil itu. Romelan menyebutkan, ia mendapat barang itu dari sales ‎farmasi.

(Baca: Gunakan Modus Jual Obat Batuk, Ternyata Romelan Jual Obat Berbahaya Ini)

(Baca: Sering Sakit Gigi? Coba Enam Cara Ini Enyahkan Sakit Gigi)

(Baca: Karangan Bunga Untuk Ahok Baris di Depan Kantor Wali Kota Batam. Ini Isi Ucapannya)

"Saya dulu kerja di farmasi, cuma karena nggak ada uang lagi untuk urus izin jadinya begini," ujarnya.

Kebutuhan ekonomi ditambah tidak adanya pekerjaan, membuat Romelan terpaksa melakukan pekerjaan tersebut. Padahal yang dilakukan Romelan dapat membahayakan orang lain, karena obat dextro sendiri mengandung bahan-bahan berbahaya.

‎Kini Romelan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan pasal 197 UU nomor 36 tentang kesehatan tahun 2009. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, atau denda Rp 500 juta rupiah. (*)

Tags
Batam
obat
Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved