BATAM TERKINI

Gunakan Modus Jual Obat Batuk, Ternyata Romelan Jual Obat Berbahaya Ini

Obat tersebut pun terindikasi disalahgunakan oleh masyarakat terutama remaja.

Gunakan Modus Jual Obat Batuk, Ternyata Romelan Jual Obat Berbahaya Ini
TRIBUNBATAM/ANNE MARIA
Kapolresta Barelang, AKBP Hengki saat ekspose penangkapan pelaku penjualan obat berbahaya, Kamis (27/4/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - ‎Romelan (32) tak bisa berkutik lagi. Warga kompleks pasar angkasa itu hanya bisa tertunduk dan pasrah saat aksinya menjual obat dextro metorpham, yang sudah tidak boleh beredar lagi itu ketahuan petugas polisi sektor Lubuk Baja, Selasa (25/4/2017) lalu.

"Penangkapan Romelan ini kita lakukan berkat informasi dari masyarakat. Bahwa ada orang yang menjual obat yang mencurigakan. Pelaku ini modusnya menjual obat batuk," ujar Kapolresta Barelang, AKBP Hengki saat ekspos di Mapolresta Barelang, Kamis (27/4/2017) pagi. 

Hengki menuturkan, dextro metorpham sudah ditarik sejak tahun 2013 karena dalam kenyataan di efek medis sudah tidak digunakan lagi. Selain itu, obat tersebut pun terindikasi disalahgunakan oleh masyarakat terutama remaja.

Dari tangan Romelan, didapatkan sebanyak 7008 butir pil dextro berwarna kuning. Pil-pil tersebut pun sudah dibagi-bagi tersangka menjadi paket berbeda-beda. 

"Yang dibotol kita temukan setiap botol isi 1000 butir, itu ada 3000 butir. Kemudian ada yang diisi paket lima butir diisi ke plastik klip. Ada lagi yang isi sembilan butir‎ di masing-masing plastik klip," ujarnya.

Dari bukti-bukti tersebut, Hengki meyakini bahwa obat-obatan tersebut benar-benar sudah diedarkan ke masyarakat. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help