Novel Baswedan Alami Teror

Mata Kanan Terus Membaik, Mata Kiri Novel Belum Ada Perkembangan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih menjalani perawatan mata di Singapura.

Mata Kanan Terus Membaik, Mata Kiri Novel Belum Ada Perkembangan
TRIBUNNEWS.COM
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dibawa dengan menggunakan kursi roda saat akan diterbangkan ke Singapura dari RS Jakarta Eye Center (JEC), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih menjalani perawatan mata di Singapura.

Hari ini, Kamis (26/4/2017), Novel kembali menjalani serangkaian tindakan oleh dokter spesialis mata seperti analisa langsung pada dua bola mata secara manual, tes kondisi mata dengan indikator warna melalui pemberian cairan kimia, pemberian eye drop dan pengecekan tekanan mata.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, secara umum ada beberapa perkembangan proses perawatan terhadap Novel, dimana pertumbuhan jaringan mata putih sebelah kanan sudah mulai menyentuh kornea. Namun untuk mata kiri belum ada perkembangan dari kemarin.

"Tekanan mata 20 dari ambang batas normal 6-21. Mata kiri bisa membaca huruf besar namun harus melalui lubang kecil dan ada garis kalsium di mata kiri tersebut. Hal ini segera ditangani dengan obat terpisah," ujar Febri.

Febri menambahkan pihak KPK maupun keluarga Novel berharap proses penyembuhan mata Novel sejalan dengan perkembangan proses pengungkapan pelaku teror terhadap Novel Baswedan. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved