Misteri Wagub Kepri

Soal Pemilihan Cawagub yang Berlarut-Larut, AMPK Desak DPRD Lakukan Ini

Syaiful mendesak partai pengusung agar bekerja sama dalam melengkapi berkas kedua calon

Soal Pemilihan Cawagub yang Berlarut-Larut, AMPK Desak DPRD Lakukan Ini
kompas/jitetkoestana
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Aliansi masyarakat peduli Kepri (AMPK) terus saja mendesak percepatan pemilihan wakil gubernur Kepri.

Anggota AMPK, Syaiful mengatakan, setelah mendapat surat pengajuan kedua calon dari gubernur, pimpinan dan anggota DPRD seharusnya sudah melakukan pembentukan badan musyawarah (Banmus) dan panitia pemilihan (Panli).

"Nanti baru Panli bekerja dan melanjutkan mempertanyakan tentang persyaratan-persyaratan yang telah diatur dalam undang -undang nomor 10 tahun 2016 pasal 45 dan 176 serta ketentuan ysng berlaku, jangan ketua DPRD sendiri yang bekerja hingga berbalas surat dengan gubernur," kata Syaiful kepada Tribun, Kamis (27/4)

Menurut Syaiful, dari hasil pertemuan dengan ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, AMPK akhirnya mengetahui ada beberapa kekurangan persyaratan dari dua calon yang diajukan oleh gubernur.

Baca: Untuk Calon Wagub Kepri, Ini Dua Dua Opsi Rencana DPRD Kepri

Baca: DPRD Kepri Akhirnya Sepakat Konsultasi Langsung dengan Kemendagri

Kekurangan itu mencakupi surat dukungan untuk Agus Wibowo masih kekurangan 4 partai pengusung.

Keempatnya adalah PPP, Gerindra, PKB dan NasDem.

Sementara H Isdianto sudah mengantongi dukungan dari kelima partai pengusung.

"Surat pengunduran diri dari masing-masing calon, Agus sebagai wakil ketua DPRD Bintan dan Isdianto sebagai Kadispenda provinsi Kepri pun belum lengkap," ungkap ketua alumni Universitas Bung Hatta Cabang Tanjungpinang-Bintan itu.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved