Bank BUMN Bersinergi, Harusnya Biaya Antarbank Nol Rupiah

Saat ini biaya transaksi antar-bank BUMN melalui ATM Link telah turun menjadi Rp 4.000 per transaksi dari sebelumnya Rp 6.000 per transaksi.

Bank BUMN Bersinergi, Harusnya Biaya Antarbank Nol Rupiah
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri BUMN Rini Soemarno meminta biaya transaksi antar-bank BUMN melalui ATM bisa menjadi Rp 0 seiring dengan sinergi di antara bank-bank pelat merah.

Menurut Rini, hal itu sangat dimungkinkan bagi bank-bank BUMN menyusul digabungkannya ATM-ATM bank BUMN menggunakan perusahaan switching, Link.

"Perlu dipikirkan bagaimana biaya transaksi via ATM antar-bank Himbara (Himpunan Bank-Bank Milik Negara) bisa menjadi Rp 0. Ini sekaligus bisa menarik lebih banyak nasabah untuk bergabung," ujar Rini, akhir pekan lalu.

Menurut Rini, dengan sinergi antar-bank BUMN efisiensi bisa ditingatkan, dan biaya-biaya yang timbul bisa ditekan.

Saat ini biaya transaksi antar-bank BUMN melalui ATM Link telah turun menjadi Rp 4.000 per transaksi dari sebelumnya Rp 6.000 per transaksi.

Baca: Garuda Indonesia Resmi Pindahkan Penerbangan Internasional ke Terminal Tiga

Baca: ALAMAK. Buruh Bakar Karangan Bunga Untuk Ahok-Djarot. Ini Alasan Mereka

Baca: Buruh: Tak Ada Pesta, Hidup Hanya Andalkan Gaji Pokok Tanpa Lembur

Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo menyebutkan, tahun ini bank-bank milik pemerintah tak ada rencana untuk membeli ATM baru.

Dengan pola integrasi ATM, masing-masing bank bisa menggunakan dana belanja ATM untuk keperluan lain.

"Tanpa harus beli ATM, bank-bank BUMN bisa bertambah seiring integrasi ini. Seperti BTN yang saat ini jumlah ATM-nya tidak banyak, akan menjadi bertambah setelah integrasi," ujarnya. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help