Pemko Batam Tak Buat Dapur Umum bagi Korban Angin Puting Beliung. Ini Sebabnya

Di hadapan warga, Rudi juga berjanji akan memberikan bantuan untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung.

Pemko Batam Tak Buat Dapur Umum bagi Korban Angin Puting Beliung. Ini Sebabnya
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Kondisi rumah pelantar di Tanjung Riau, Sekupang yang dihantam angin puting beliung, Senin (1/5/2017) 

Laporan Tribun Batam, Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Usai menjumpai buruh pada aksi May Day di depan Kantor Wali Kota Batam, Wali Kota Batam, Rudi, dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bergegas meninjau lokasi rumah warga yang tertimpa musibah angin puting beliung, Senin (1/5/2017).

Melihat kondisi yang terjadi di lapangan, Rudi segera menginstruksikan anggotanya membuat posko informasi.

Sedangkan dapur umum atau tenda darurat untuk tempat istirahat warga tidak dibangun.

Mengingat kebanyakan warga lebih memilih tinggal di rumah kerabatnya yang tidak terkena musibah.

“Tidak perlu dibuatkan dapur umum. Untuk konsumsinya, Pemko menyediakan 100 kotak setiap selama tiga hari," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemko Batam, Ardiwinata kepada Tribun.

Baca: BREAKINGNEWS. Angin Puting Beliung Hantam Rumah Pelantar di Tanjungriau. Ini Kondisinya

Baca: Puting Beliung Hantam 32 Rumah di Tanjungriau, Kerugian Capai Rp 700 Juta

Di hadapan warga, Rudi juga berjanji akan memberikan bantuan untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung.

Baca: BMKG: Kepri Masih Hujan, Wilayah Perairan Diperkirakan Banyak Puting Beliung

Anggarannya diambil dari dana tanggap darurat di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.

"Untuk bantuan bagi rumah yang rusak ini, akan diberikan sesuai kondisi dan tingkat kerusakan rumah. Sekarang masih disurvei," ujar dia.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help