Pria Ini Jadi Pembunuh Bayaran Untuk Obati Ibunya yang Stroke. Uang Dapat, Ibunya Meninggal

Wahyudi dan Supriyadi mengaku menerima tawaran L (inisial), warga Berau, lantaran upahnya yang besar. Alasan keduanya mirip

Pria Ini Jadi Pembunuh Bayaran Untuk Obati Ibunya yang Stroke. Uang Dapat, Ibunya Meninggal
KOMPAS.com/DIDIE SW
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Dua pekerja di sebuah perusahaan alat berat di Kecamatan Kintab, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, terbang ke Kabupaten Berau di Kalimantan Timur setelah menerima tawaran untuk membunuh seorang pengusaha batu bara.

Korban bernama H Samir ditemukan tidak bernyawa dengan bekas luka jerat dan kepala memar di sebuah hutan di Berau.

Kedua pekerja itu, yakni Wahyudi (36), ayah tiga anak yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga malam di PT GSM Tanah Laut.

Kemudian, Supriyadi (27), perantau asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, bekerja sebagai helper mekanik di perusahaan yang sama.

Wahyudi dan Supriyadi mengaku menerima tawaran L (inisial), warga Berau, lantaran upahnya yang besar. Alasan keduanya mirip.

Baca: Cantiknya SPG di Ajang IIMS 2017 Jadi Sasaran Objek Foto Pengunjung

Baca: Kaca Pos Polisi Pecah Dilempar Orang Tak Dikenal. Kapoltabes: Bukan Teror!

Baca: BREAKINGNEWS. Angin Puting Beliung Hantam Rumah Pelantar di Tanjungriau. Ini Kondisinya

Wahyudi sudah lama memerlukan uang cukup besar untuk membiayai ibunya yang stroke.

Sedangkan Supriyadi merasa gaji Rp 2 juta setiap bulan tidak cukup menafkahi istri dan anaknya yang tinggal di Nganjuk.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved