Otak Sindikat Penyelundup Bibit Lobster Batam-Singapura Ternyata Warga Negara Taiwan

Seorang warga negera asing (WNA) asal Taiwan, David Tan duduk di kjursi pesakitan Pengadilan negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (3/5/2017).

Otak Sindikat Penyelundup Bibit Lobster Batam-Singapura Ternyata Warga Negara Taiwan
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Petugas melepaskan lobster yang akan sebelumnya akan diselundupkan ke habitanhya di Pulau Layang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG - Seorang warga negera asing (WNA) asal Taiwan, David Tan duduk di kjursi pesakitan Pengadilan negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (3/5/2017).

David menjadi terdakwa dalam kasus penyelundupan bibit lobster sebanyak 25.404 ekor ke Singapura.

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arie Prasetyo menyatakan bahwa terdakwa Andi William yang dituntut terpisah ditangkap setelah adanya informasi intelijen pihak Karantina Ikan.

Informasi tersebut menyebutkan adanya upaya penyelundupan bibit lobster ke Singapura via Batam.

Petugas Karantina Ikan dan Bea dan Cukai Batam kemudian menangkap terdakwa di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Tim menggagalkan penyelundupan benih lobster hidup sebanyak 25.404 ekor yang dikemas pada 10 boks styrofoam tujuan Singapura.

Setelah diterlusuri, pihak BC memeriksa beberapa saksi bernama Supriyadi, Alvin, dan Herman.

Andi William kemudian dijebak pada Kamis (2/6/2016) pukul 17.30 WIB.

Andi kemudian mengaku diperintahkan oleh terdakwa David Tan yang kemudian berhasil ditangkap.

Terdakwa didakwa dengan pasal ?88 Jo Pasal 16 Ayat (1) UU RI No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana Jo Pasal 3 ayat 1 huruf a Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 1/PERMEN-KP/2015 tentang perlindungan lobster.

Penasehat hukum terdakwa Wahyudi menyatakan tidak melakukan eksepsi. Terhadap tuntuan jaksa

Sidang pekan depan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved