TribunBatam/

Hangout

Virginnya Alam Lombok Segarkan Pikiran

Beragam jenis wisata itu tersebar mulai Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur sampai Lombok Utara.

Virginnya Alam Lombok Segarkan Pikiran
ISTIMEWA

PULAU Lombok di Provinsi di Nusa Tenggara Barat (NTB), memang menjadi satu di antara destinasi impian di Indonesia. Jenis wisata di sini terbilang lengkap mulai dari alam, sejarah, dan atraksi budaya.

Beragam jenis wisata itu tersebar mulai Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur sampai Lombok Utara.

Seorang travel blogger asal Batam, Jogie bersama keluarganya, telah menjelajah sejumlah tempat wisata di Pulau Lombok ini pada Desember 2016 lalu.

Mengunjungi Pulau Lombok di hari pertama, kami habiskan di Kota Mataram. Kami juga menginap di sini, tepatnya tidak jauh dari Islamic Centre. Islamic Centre Mataram merupakan bangunan masjid yang menjadi landmark baru di Pusat Kota Mataram.

Bangunan megah ini mulai dibangun 2011 dan diresmikan 2013. Namun, ketika kami berkunjung, bangunannya belum selesai sepenuhnya. Masih terlihat para pekerja yang sedang melakukan pembenahan termasuk menyelesaikan pekerjaan paving block di jalan masuk masjid.

Untuk Transportasi di Kota Mataram ini tidak terlalu sulit, bisa memilih kendaraan umum baik itu angkot maupun taksi.

Selain mengunjungi Islamic Centre, kami juga menjelajah Pusat Kerajinan dan Budaya Lombok Tengah. Kami dipandu oleh seorang teman yang memang orang Lombok, Dedy. Ia mengajak kami mencoba dan melihat hasil kerajinan tradisi Suku Sasak di Toko Patuh Cooperative.

Di,sini, setiap pengunjung bisa mencoba pakaian adat Suku Sasak dan melihat serta mencoba langsung bagaimana proses menenun kain. Saya sendiri, tertarik membeli syal khas Lombok sebagai kenang-kenangan.

Selanjutnya, kami Desa Adat Wisata Sade Rambitan yang ada di Lombok Tengah. Ketika masuk ke desa ini, pengunjung diminta memberikan sumbangan seikhlasnya untuk menjaga dan mendukung lestarinya tempat wisata ini.

Selanjutnya, akan ada guide lokal yang merupakan warga setempat akan mengantarkan pengunjung berkeliling sambil menceritakan sejarah di Desa Adat Wisata Sade. Kami juga masuk dan melihat isi dalam rumah adat Suku Sasak yang sampai sekarang masih dihuni secara turun temurun.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help