WALAH! Warga Uruguay Antre Mendaftar untuk Beli Ganja yang Disediakan Pemerintah

Negeri kecil di Amerika Selatan ini adalah negara pertama di dunia yang melegalkan ganja mulai dari proses produksi hingga penjualan

WALAH! Warga Uruguay Antre Mendaftar untuk Beli Ganja yang Disediakan Pemerintah
Pablo PORCIUNCULA / AFP
Dua orang pria tersenyum lebar setelah mendaftarkan diri sebagai konsumen ganja di sebuah kantor pos di Montevideo, Uruguay, Selasa (2/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MONTEVIDEO - Warga Uruguay, Selasa (2/5/2017), menjadi warga dunia pertama yang mendaftarkan diri untuk membeli ganja yang disediakan pemerintah untuk kebutuhan rekreasional.

Berbeda dengan Belanda yang mengizinkan konsumsi ganja di kafe atau negara-negara lain yang mengizinkan penggunaan ganja secara terbatas, Uruguay sungguh berbeda.

Negeri kecil di Amerika Selatan ini adalah negara pertama di dunia yang melegalkan ganja mulai dari proses produksi hingga penjualan.

Baca: Usai Video Hina Supir Taksi Tersebar, Pengusaha Ini Minta Maaf dengan Bagikan Nasi Ayam Gratis

Baca: KEJAM! Napi Ini Meninggal Kehausan Setelah Tujuh Hari Tidak Diberi Air oleh Sipir

Baca: GAWAT! Jika Korut Menyerang, Warga Jepang Hanya Punya Waktu 10 Menit Selamatkan Diri

Setelah diizinkan pemerintah menanam ganja di rumah dan mengisapnya di kafe-kafe, dalam waktu beberapa pekan ke depan warga Uruguay bisa mendapatkan ganja dari apotek, sama seperti mereka membeli sampo atau pil aspirin.

"Ini adalah langkah luar biasa yang saya rasakan sebagai warga negara," ujar Marcos Ferreira (41), seorang warga yang ingin mendaftar sebagai konsumen ganja di sebuah kantor pos di Montevideo.

"Uruguay sedang berinovasi, dan kita lihat apa hasilnya," ujar Ferreira yang bekerja di sektor pariwisata.

Langkah pemerintah ini adalah yang terbaru dalam mengimplementasikan undang-undang yang melegalkan seluruh proses produksi, penjualan, dan konsumi mariyuana.

Halaman
123
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help