Anambas Genjot Pendapatan Pajak hingga ke Kedai Kopi

Upaya mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini tentu saja dengan mencari potensi retribusi maupun pajak daerah yang belum tergenjot maksimal

Anambas Genjot Pendapatan Pajak hingga ke Kedai Kopi
Tribunbatam/Septyan Mulia Rohman
Suasana aktivitas warga di Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas. 

Laporan Tribunnews Batam, Septyan Mulia Rohman

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Terus menciutnya pendapatan dari dana bagi hasil (DBH) Migas, membuat Pemerintah kabupaten Anambas harus berpikir keras mencari pemasukan untuk sumber PAD.

Upaya mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini tentu saja dengan mencari potensi retribusi maupun pajak daerah yang selama ini kurang tergenjot maksimal.

Badan Keuangan Daerah (BKD) sudah mulai menyisir restoran dan penginapan untuk membayar retribusi.

Kini, BKD juga melirik potensi pajak dari kedai-kedai kopi yang cukup banyak di Anambas.

"Kami tengah mendorong sejumlah pemilik tempat usaha untuk menggunakan bill (bukti tagihan pembayaran,red). Semua rumah makan yang memenuhi syarat, harus menggunakan bill, termasuk kedai kopi. Tentunya kedai kopi yang omset minimalnya Rp 50 juta per tahun," ujar Azwandi Kepala BKD Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (4/5/2017).

Selama ini, kata Azwandi, sistem penarikan retribusi hanya bersifat umum sehingga banyak restoran yang hanya membayar ratusan ribu rupiah.

Padahal, potensi retribusinya bisa lebih besar dari itu.

“Karena itu, kami mendorong pelaku usaha menggunakan bill sehingga jelas hitung-hitungannta,” kata Azwardi.

Beberapa pemilik usaha, diakuinya, mengeluh karena khawatir omsetnya menurun karena pemberlakuan pajak dengan sistem baru ini.

Namun, Azwardi mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pemahaman terkait kewajiban pajak dan retribusi ini.

Termasuk menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan pemeriksaan terhadap wajib pajak.

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help