TribunBatam/

Kejar Pajak Hingga ke Kedai Kopi, Pemkab Anambas Kewalahan Penuhi Permintaan Bukti Pembayaran!

Kejar pajak hingga ke kedai kopi, Pemkab Anambas kewalahan penuhi permintaan bukti pembayaran! Terpaksa pesan ke Pulau Jawa!

Kejar Pajak Hingga ke Kedai Kopi, Pemkab Anambas Kewalahan Penuhi Permintaan Bukti Pembayaran!
tribunnews batam/m sarih
Ilustrasi. Seorang warga sedang duduk santai menikmati kopi di akhir pekan di sebuah kedai kopi di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (28/3/2015) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Upaya mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus diupayakan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas. Selain mengejar potensi retribusi maupun pajak dari sejumlah tempat usaha seperti restoran dan tempat penginapan yang ada di Anambas, pihak BKD juga melirik potensi pajak yang ada di kedai kopi.

Baca: Asyik Lihat Komodo Mangsa Kambing, Komodo Lain Gigit Kakinya Saat Foto-foto. Ini Kronologisnya!

Baca: Tiga Hari Hilang Kontak di Tambelan, Benarkah Yacht Sunrise Terombang di Perairan Lingga?

Baca: Terungkap! 16 Suku di Dunia Ini Terkenal Banyak Gadis Cantiknya, Nomor 8 Ternyata di Kepri

"Kami tengah mendorong sejumlah pemilik tempat usaha untuk menggunakan bill (tagihan,red) sebagai bukti pembayaran. Semua rumah makan yang memenuhi syarat menggunakan bill, termasuk kedai kopi. Tentunya kedai kopi yang memenuhi syarat, seperti memiliki omset minimal Rp 50 juta per tahun," ujar Azwandi Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Kamis (4/5/2017).

Azwandi yang ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, selama ini pola pemilik tempat usaha seperti kedai kopi untuk membayar pajak lebih kepada ketetapan yang dikeluarkan oleh pemilik tempat usaha setiap bulannya dengan besaran hanya ratusan ribu Rupiah. Hal ini pun, diakui Azwandi mulai dilakukan pembenahan olehnya serta dialihkan menggunakan sistem bill sebagai bukti pembayaran.

Saat ini, pihaknya cukup kewalahan untuk memenuhi permintaan sejumlah pemilik tempat usaha untuk mendapatkan bill ini. Untuk mendapatkan kualitas bill yang bagus, pihaknya bahkan memesan bill ini hingga ke Semarang, Jawa Tengah. "Kami cukup kewalahan untuk memenuhi permintaan ini. Karena ini berlaku untuk seluruh tempat usaha yang ada di Anambas," tutupnya. (*)

Berita Terkait Baca Harian Tribun Batam Edisi Jumat (6/5/2017)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help