Wisatawan Singapura yang Digigit Komodo Dua Kali Masuk Taman Tanpa Beli Karcis Masuk

Waktu masuk di hari pertama dia sempat membayar karcis. Namun hari kedua dan ketiga, dia tidak bayar karcis masuk ke Taman Nasional Komodo

Wisatawan Singapura yang Digigit Komodo Dua Kali Masuk Taman Tanpa Beli Karcis Masuk
Pos Kupang/Servatinus Mammilianus
Lon Lee All (50), turis asal Singapura yang digigit Komodo di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur 

Pos Kupang/Servatinus Mammilianus
 
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO- Fotografer asal Singapura, Loh Lee Aik (68) yang digigit komodo di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dua kali tidak membayar karcis masuk taman nasional tersebut.

Loh Lee Aik tidak kooperatif dengan petugas jaga di taman dan bertindak bebas sesuai keinginannya.

“Waktu masuk di hari pertama dia (Loh Lee Aik) sempat membayar karcis. Namun hari kedua dan ketiga, dia tidak bayar karcis masuk ke Taman Nasional Komodo, sehingga sempat terjadi adu mulut dengan petugas jaga,” ujar Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Sudiyono kepada Kompas.com, Kamis (4/5/2017) malam.

Menurut Sudiyono, hari kedua, Loh Lee Aik menginap di kampung Komodo.

Ia menduga di hari selanjutnya, korban menginap di tempat yang sama.

karena kondisi bekalnya terbatas, petugas membiarkan dia masuk tanpa membayar karcis.

”Informasinya dia adalah backpacker dan ingin bebas, sehingga hari ketiga kejadian yang menimpanya, dia tidak didampingi oleh petugas,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, nasib nahas dialami Loh Lee Aik (68).

Fotografer asal Singapura ini digigit komodo di Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (3/5/2017).

“Wisatawan asing asal Singapura yang juga adalah fotografer ini digigit oleh seekor komodo di wilayah pegunungan atau sekitar 200 meter dari arah pustu (puskesmas pembantu) Desa Komodo,” kata Kepala Bidang Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast.

Komodo adalah binatang purba yang air ludahnya mengandung bakteri mematikan.

Bakteri inilah senjata utama komodo dalam menangkap mangsanya.

Setelah mengigit mangsa, komodo ini membiarkan mangsanya terus berlari sampai akhirnya tewas satu jam kemudian.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help