TribunBatam/

Dapat Laporkan Barang Kadaluarsa, Pemkab Karimun Sidak Pedagang

Pedagang yang menjual bahan makanan tidak layak konsumsi akan dikenakan sanksi tegas sesuai Undang-undang nomor 8 Tahun 1999

Dapat Laporkan Barang Kadaluarsa, Pemkab Karimun Sidak Pedagang
ist
Pemkab Karimun memeriksa barang-barang dagangan di sejumlah toko dan pasar untuk mencari barang kadaluarsa 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Masyarakat melaporkan adanya bahan makanan yang tidak layak konsumsi beredar di Kairmun.

Mendapatkan laporan tersebut Pemerintah Kabupaten Karimun langsung melakukan pemeriksaan.

Inspeksi mendadak (sidak) digelar oleh petugas Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan ESDM Kabupaten Karimun pada Kamis (4/5/2017).

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang di toko-toko sembako di seputaran pasar Puan Maimun.

"Itu kita laksanakan karena kemarin itu ada laporan dari masyarakat," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan ESDM Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli pad tribun, Jumat (5/5).

Yosli mengatakan, pihaknya akan melaporkan hasil sidak tersebut ke tingkat provinsi dan Balai POM.

Selain itu, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terkait bahan-bahan yang tidak layak edar di masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Koperasi UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Muhammad Fadhilah yang turun saat sidak menyebutkan, pihaknya menyurati pemilik usaha agar memeriksa secara rutin dagangannya.

"Pedagang yang menjual bahan makanan tidak layak konsumsi akan dikenakan sanksi tegas sesuai Undang-undang nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen," jelasnya.

Dalam sidak ini, petugas tidak ditemukan barang yang telah kadaluarsa.

Kepada petugas, para pemilik toko sembako mengaku telah memindahkan dan tidak lagi menjual barnag-barang yang telah habis masa berlakunya.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help