TribunBatam/

Korupsi Proyek KTP Elektronik

KPK Kembali Periksa Istri Siri Andi Narogong dan Dua Pengacara

Saksi pertama yang diperiksa yakni Inayah, swasta. Inayah adalah istri siri Andi Narogong. Terkait kasus ini, kediaman Inayah di Tebet.

KPK Kembali Periksa Istri Siri Andi Narogong dan Dua Pengacara
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Inayah, istri tersangka kasus dugaan korupsi KTP-elektronik Andi Agustinus atau Andi Narogong memenuhi panggilan KPK, di Jakarta, Rabu (5/4/2017). Inayah dijadwalkan untuk diperiksa penyidik KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi KTP-el dengan tersangka suaminya sendiri yang telah menjadi tahanan KPK Andi Narogong. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Tiga orang saksi hari ini, Jumat (5/5/2017) diagendakan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP untuk tersangka Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong.

Saksi pertama yang diperiksa yakni Inayah, swasta. Inayah adalah istri siri Andi Narogong. Terkait kasus ini, kediaman Inayah di Tebet, Jakarta Selatan pernah digeledah KPK.

Tidak hanya itu, pemeriksaan ini bukanlah pemeriksaan perdana bagi Inayah. Sebelumnya Inayah pernah pula diperiksa sebagai saksi untuk Andi Narogong.

Penyidik KPK bahkan sudah mencegah Inayah agar tidak bepergian ke luar negeri selama enam bulan kedepan untuk kepentingan penyidikan.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melanjutkan dua saksi lainnya yang diperiksa yakni pengacara Elza Syarif dan Anton Taufik.

Sebelumnya, kedua pengacara ini juga sempat diperiksa untuk tersangka Miryam S Haryani ‎(MSH) di kasus memberikan keterangan palsu dalam sidang e-KTP.

"Pemeriksaan saksi-saksi di kasus korupsi e-KTP dan memberikan keterangan palsu diperiksa bergantian karena dua kasus ini ‎saling berkaitan satu sama lain," tambah Febri.

Febri juga tidak menampik, pemeriksaan pada Anton Taufik yakni untuk mendalami pertemuan yang terjadi di kantor pengacara Elza Syarif.

Dalam pertemuan itu, hadir ‎mantan anggota ‎Komisi II DPR fraksi Hanura, Miryam S. Haryani (MSH) yang kini berstatus tersangka pemberian keterangan yang tidak benar dalam sidang perkara e-KTP‎ di KPK.

Selain Miryam, ada pula pengacara muda Anton Taufik yang menurut informasi telah mencoret BAP Miryam dan meminta Miryam mencabut seluruh BAP miliknya.‎ Kedatangan Anton Taufik disebut utusan dari inisial nama SN dan RA.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help