Seleksi Tilawatil Quran Provinsi Kepri

Nurdin Minta Pemerintah Perhatikan Para Imam Masjid yang Hafiz

Ide ini muncul saat pelaksanaan MTQ di Tanjungpinang. Secara spontan ingin mewisuda 1.000 santri hafiz dan hafizah. Apa mungkin mewisuda sebanyak itu?

Nurdin Minta Pemerintah Perhatikan Para Imam Masjid yang Hafiz
Humas Pemprov Kepri
Gubernur Kepri Nurdin Basirun memukul bedug tanda dibukanya Seleksi Tilawatil Quran VII Provinsi Kepri, Jumat (5/5/2017) malam. 

Laporan Tribun Batam Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Pemukulan beduk oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menandai pembukaan secara resmi Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi Kepri, Jumat (5/5/2017) malam.

Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat rekor Muri wisuda 1000 santri oleh Wakil Direktur Muri, Osman Semesta Susilo kepada Gubernur Kepri.

Dalam sambutannya, Nurdin mengucapkan selamat dan taniah kepada Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam, dan masyarakat Batam yang telah sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan STQ tingkat provinsi.

Itu dimulai dengan pelaksanaan wisuda hafiz dan hafizah se-Kepri, Kamis (4/5/2017).

"Ide ini muncul saat pelaksanaan MTQ di Tanjungpinang. Secara spontan ingin mewisuda 1.000 santri hafiz dan hafizah. Apa mungkin dapat mewisuda sebanyak itu," kata Nurdin menceritakan awal mula idenya untuk mewisuda 1000 santri di Kepri.

"Alhamdulillah direstui kawan-kawan di kabupaten/kota. Satu tahun itu terdata 1000 lebih," ujar dia.

Bahkan dari kegiatan wisuda itu, Kepri memecahkan rekor Muri.

Meski demikian, Nurdin mengakui pendataan tak dilakukan masimal karena dirinya yakin, masih banyak anak-anak di daerah yang hafal Al-Quran namun belum diwisuda.

"Rekor Muri ini bukan tujuan utama kita. Rekor Muri ini bukan milik provinsi tapi milik kabupaten kota yang sudah berpartisipasi mengirimkan hafiz dan hafizahnya," kata Nurdin.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help