Nurdin Minta Pemprov Dilibatkan Kelola Lego Jangkar Kapal. Ini Jawaban Menko Luhut

Dengarkan juga aspirasi dari pemerintah daerah (Pemda) karena wilayah daratannya kecil, revenuenya harus ada. Jangan ada main-main lagi

Nurdin Minta Pemprov Dilibatkan Kelola Lego Jangkar Kapal. Ini Jawaban Menko Luhut
Humas Pemprov Kepri
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Menko maritim Luhut Binsar Panjaitan berbincang usai rapat koordinasi tentang pemanfaatan lego jangkar di Provinsi Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meminta pemerintah pusat melibatkan Pemprov Kepri dalam pemanfaatan kawasan lego jangkar.

Hal ini bertujuan agar keselamatan pelayaran tidak terganggu dan areal tangkap nelayan tetap aman.

"Tolong kami dilibatkan karena ini terkait areal tangkap nelayan dan keselamatan pelayaran," kata Nurdin saat menghadiri rapat Langkah dan Kebijakan Pengelolaan Kawasan Lego Jangkar di Selat Philips dan Selat Singapura, di Kemenko Maritim dan Sumberdaya, Jakarta, Jumat (5/5) sebagaimana dirilis Humas Pemprov Kepri.

Rapat ini dipimpin langsung Menko Maritim RI Luhut Binsar Panjaitan.

Dalam pertemuan selama satu jam itu, Luhut menegaskan bahwa semua pengelolaan harus ditata ulang.

"Koordinasi dengan baik. Semua harus dilibatkan. Keterlibatan pemda harus," kata Luhut.

Luhut ingin pengelolaan selama ini diaudit. Hasil audit ini menjadi salah satu dasar untuk meneruskan tata kelola masalah ini.

"Dengarkan juga aspirasi dari pemerintah daerah (Pemda) karena wilayah daratannya kecil, revenuenya harus ada. Jangan ada main-main lagi," tegas Luhut.

Kepada wartawan usai pertemuan, Nurdin menyebutkan, potensi sektor maritim di Kepri memang cukup besar.

Pembahasan yang dilakukan masih potensi sektor jasa, belum termasuk lagi sektor pariwisata.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help