TribunBatam/

Di Depan Mahasiswa, Menteri Susi Bilang 'Jangan Jadi Pegawai Negeri!'

Susi pun menceritakan kisahnya merintis usaha setelah tak meneruskan pendidikan SMA-nya.

Di Depan Mahasiswa, Menteri Susi Bilang 'Jangan Jadi Pegawai Negeri!'
KOMPAS.COM
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat melakukan konferensi pers di rumah dinasnya, Kamis (6/4/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak mahasiswa dan hadirin dalam seminar wirausaha di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ring Road Barat, Sabtu (6/5/2017), untuk menjadi pengusaha.

Sebab, ia menilai, banyak potensi di Indonesia yang bisa diolah menjadi usaha yang bermanfaat.

"Kamu (mahasiswa) sebaiknya menjadi CEO dari pada direktur jenderal, jangan jadi pegawai negeri," kata Susi dalam seminar.

Selain mahasiswa dari berbagai fakultas, seminar ini dihadiri kader Muhammadiyah dari berbagai organisasi.

Baca: Ancam Anaknya saat Ketangkap Razia, Ibu Ini Semprot Satpol PP. Ini Pemicunya

Baca: Tarif Sekali Potong Rp 2 Juta, Tiap Minggu Penata Rambut Ini Gratiskan Bagi Orang Miskin

Susi pun menceritakan kisahnya merintis usaha setelah tak meneruskan pendidikan SMA-nya.

Ia mengaku sempat menjual hasil bumi, bed cover, sampai akhirnya menjadi pengusaha ikan, dan pesawat.

Menurut dia, kesuksesan yang didapatnya dalam dunia usaha saat ini tak lepas dari tiga hal, yaitu kemauan, gairah, dan konsistensi.

Ia meyakini setiap pengusaha yang sukses memiliki tiga hal tersebut dalam menjalankan usahanya.

"Dan yang penting senang dulu terhadap usaha yang dijalaninya. Kalau terpaksa tidak akan jalan. Jangan (berharap) ekspektasi kecil, tetapi mau hasil yang besar," ucap Susi.

Susi mengatakan, menjadi pengusaha itu memiliki kelebihan yang lebih banyak ketimbang menjadi pegawai.

Ia menyebut, menjadi pengusaha itu memiliki kebebasan yang tak dimiliki seorang pegawai.

"Itu yang buat saya selalu happy dan kalau senang ada tenaga besar metabolisme cepat, jadi dari fisik kita akan baik. Kalau baik berarti sehat," ujar Susi.(*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help