Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Ahok Tolak Program Anies-Sandi Masuk APBD-P. Ternyata Ini Alasannya

Ahok menyatakan APBD-P 2017 masih di bawah kewenangan pemerintahannya. Sehingga, dia tidak mengizinkan tim Anies-Sandi melakukan perubahan.

Ahok Tolak Program Anies-Sandi Masuk APBD-P. Ternyata Ini Alasannya
TRIBUNNEWS
Basuki Tjahja Purnama alias Ahok 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan- Sandiaga Uno, resmi ditetapkan sebagai gubernur-wakil gubernur terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

Keduanya dijadwalkan akan dilantik pada Oktober 2017.

Jika mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, Oktober adalah bulan di mana dilakukan pengesahan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P).

Sehingga hampir dipastikan pengesahan APBD-P DKI 2017 dilakukan saat Anies-Sandi resmi memerintah.

Kendati demikian, seperti pada umumnya, pengesahan APBD-P DKI 2017 tentu akan melewati proses penyusunan dan pembahasan.

Proses ini akan terjadi sebelum Anies-Sandi menjabat, atau tepatnya saat Pemprov DKI masih dipimpin oleh gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama.

Kondisi itulah yang kini memunculkan polemik.

Dalam berbagai kesempatan, Ahok menyatakan APBD-P 2017 masih di bawah kewenangan pemerintahannya dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat.

Ahok tidak mengizinkan tim Anies-Sandi mengubah banyak APBD-P 2017. Sebab, Ahok dan Djarot masih ingin menyelesaikan program prioritas.

Baca: Ingin Selalu Tampil Cantik dan Segar Sepanjang Hari? Simak Tips Make Up Simpel Ini

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help