Nurdin-Jumaga Sepakat Tolak Radikalisme, Ini Alasan Utamanya!

Nurdin-Jumaga sepakat tolak paham radikalisme, ini alasan utamanya keduanya!

Nurdin-Jumaga Sepakat Tolak Radikalisme, Ini Alasan Utamanya!
ist
Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerahkan berkas penjelasannya terhadap intepelasi anggota dewan kepada Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak di Kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Senin (5/12/2016) siang

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Paham radikal, sikap intoleransi dan terorisme yang saat ini jadi isu nasional mendapat perhatian khusus Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Bersama ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, dia menolak keras ideologi-ideologi itu hidup dan berkembang di tanah Melayu ini.

"Saya menolak keras paham radikal dan sikap intoleransi di Kepri ini. Tidak ada tempat untuk hal-hal seperti ini," kata Nurdin usai penutupan pendidikan dasar resimen mahasiswa di Markas Yonmar 10/SBY, Senin (8/5) sebagaimana dirilis Humas DPRD Kepri.

Menurut Nurdin, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Karena itu, dia mengajak masyarakat melawan siapapun yang berusaha mengubah kesepakatan pendiri bangsa ini.

"Kami mendukung penuh NKRI dan juga empat pilar bangsa," tegas Nurdin lagi.

Senada dengan Nurdin, Ketua DPRD Jumaga Nadeak menilai ideologi radikal, terorisme dan inteloransi tidak boleh dibiarkan berkembang di Kepri ini. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help