Rumah Bajuri Memprihatinkan Beratap Spanduk, Pemkot Bogor Cuma Bisa Bantu Terpal. Ini Sebabnya

Menurut Sofyan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah merespon dengan baik dengan memberikan terpal untuk keluarga Bajuri.

Rumah Bajuri Memprihatinkan Beratap Spanduk, Pemkot Bogor Cuma Bisa Bantu Terpal. Ini Sebabnya
TRIBUN BOGOR
Gubuk Bajuri yang semula beratap spanduk kini telah diberi terpal bantuan Pemkot Bogor 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Keluarga Bajuri yang tinggal di sebuah gubug dengan beratap spanduk di atas tanah milih sebuah perusahaan, kini bisa sedikit lega jika hujan turun. Sebab, atap yang dulu sering bocor saat hujan kini tak bocor lagi karena diberikan terpal.

Ya, terpal tersebut adalah hasil bantuan dari pemerintah agar keluarga ini bisa tidur nyenyak saat hujan turun. Lurah Pamoyanan Makmur Sofyan mengatakan, pihaknya hanya dapat membantu sebisanya.

"Kalau aparatur wilayah di kelurahan hanya bisa mengkoordinasikan dan menyampaikan ke pemerintah Kota, tapi kita juga akan membantu sebisa kita untuk keluarga pak Bajuri," ucapnya.

Menurut Sofyan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah merespon dengan baik dengan memberikan terpal untuk keluarga Bajuri.

Namun untuk perihal tempat tinggal Bajuri dan keluarganya, Sofyan mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengajukan tempat tinggal Bajuri ke dalam Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Baca: Simbol Perdamaian, Bukan Pendukung Ahok Juga Dikasih Mawar Merah Putih

Baca: Begini Ekspresi Ahok saat Masuki Ruang Sidang Jelang Vonis

Baca: Dikawal Helikopter hingga Barracuda, Begini Sistem Pengamanan Sidang Vonis Ahok

Kondisi tersebut dikarenakan Bajuri tinggal di atas tanah milik sebuah perusahaan.

"Untuk bantuan RTLH memang tidak bisa kita ajukan, karena Bajuri tinggal di atas tanah milik perusahaan, sebenarnya saya juga sudah berkordinasi sejak lima bulan menjabat sebagai lurah di Pamoyanan, karena kan saya juga baru menjabat disini, kalau keluarga Bajuri kan sudah lebih dari lima tahun di sini," ujarnya.

Namun saat ditanya mengenai bagaimana bila ada warga yang tidak memiliki tempat tinggal dan tidak sanggup untuk mengontrak rumah, Sofyan mengatakan bahwa kasus seperti itu harus ditangani oleh pemerintah pusat.

"Ya jika kasusnya bukan milik tanah negara harus turut membantu, karena aparatur wilayah seperti kelurahan kita hanya bisa memantau, jika ada yang bisa kita bantu ya kita bantu tapi kita hanya sebatas membantu sebisa kita," katanya.

Sofyan menambahkan bahwa menurutnya Bajuri dan keluarganya akan pindah ke tempat yang lebih nyaman dengan menumpang bersama kerabatnya. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help