BATAM TERKINI

Tinggalkan Dua Anak, Amilia Hendak Berangkat Kerja Sebelum Tabrak Pick Up di Batam Centre

Amilia Ulfa (35) menghembuskan nafas terakhir karena cedera kepala berat setelah motor Vega ZR yang dikendarainya menabrak pick up yang sedang parkir.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Amilia Ulfa (35) menghembuskan nafas terakhir karena cidera kepala berat bagian belakang, ketika sepeda motor jenis Vega ZR Nopol BP 5880 ET yang dikendarainya menabrak sisi kanan bak mobil jenis Toyota Pick up  BM 9850 DX yang sedang parkir di depan Ruko Taman Niaga Sukajadi, Batam Center, Selasa (9/5/2017), sekitar jam 9:30 WIB.

Menurut keterangan Kepolisian unit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Efendi M, korban Amelia Ulfa kelahiran Semarang 2 agustus 1982, diketahui tinggal di Perum Puri Agung III Blok B1 No 8 Kelurahan Mangsang, Sungai Beduk dan korban adalah seorang janda dua anak.

"Saat kejadian, korban hendak berangkat bekerja di Salon Tengku," katanya.

Adapun mobil Toyota jenis Pick up yang dikendarai Nur Ahmad (35) tadinya akan memasang teralis di salah saru rumah di Sukajadi

Baca: Pengendara Vega Hantam Pick Up, Saksi Mata: Mungkin Mbaknya Meninggal Karena Kepalanya Pecah

Baca: Setelah Jalan Layang, Batam Juga Bakal Miliki Jalan Tol. Dimana Saja Jalurnya?

Baca: Server Disdukcapil Error, Pengurusan KTP Elektronik Tak Bisa Diproses

Saat itu mobil macet dan parkir di bahu kiri jalan serta ingin memperbaiki pompa minyak. Namun, tiba-tiba ada motor yang menabrak bagian belakang bak mobil.

"Mobil tadi mogok dan ingin diperbaiki. Posisi mobil sudah terparkir di bagian sisi kiri bahu jalan. Tiba-tiba ada sepeda motor yang menabrak. Kami kaget dan teriak minta tolong agar warga yang lewat ikut membantu," ujarnya Nur Ahmad saat dimintai keterangan oleh unit Laka.

Saat ini jenazah dilarikan ke Rumah Sakit Otorita Batam. Dan akan diterbangkan ke Semarang besok pagi.

Hal ini dikatakan Arif sebagai saudara korban saat ditemui dikantor Laka Polresta Barelang untuk dimintai keterangan. "Besok pagi jenazah akan kita bawa ke kampung", katanya (*)

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help